7 Kemiripan Anime Kimi No Na Wa dan Film Sore: Istri Dari Masa Depan

7 Kemiripan Anime Kimi No Na Wa dan Film Sore: Istri Dari Masa Depan
Kemiripan Kimi no na Wa dan SORE (Credit: Istimewa)

Kapanlagi.com - SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN adalah salah satu film paling fenomenal di tahun 2025 ini. Film dengan genre romance dengan paduan sci fi garapan Yandy Laurens ini dianggap sebagai sesuatu yang baru dan belum pernah ditemui di film Indonesia sebelumnya.

Akan tetapi, ada beberapa film di luar Indonesia yang sudah menerapkan konsep serupa sebelumnya, seperti salah satunya anime Kimi no na Wa alias Your Name. Meski berasal dari medium dan budaya yang berbeda, keduanya punya benang merah tema yang cukup mirip satu sama lain.

Penasaran apa saja kemiripan antara Kimi no na Wa dan SORE? Simak daftarnya di bawah ini..

1. Tema Cinta Lintas Waktu

Baik SORE maupun Kimi no na Wa sama-sama mengangkat konsep hubungan yang terhubung oleh waktu. Dan konsep waktu di sini bukan jadi sekadar latar, tapi juga inti konflik cerita keduanya.

Di Kimi no Na Wa, Taki dan Mitsuha terikat oleh perbedaan timeline dan fenomena supernatural. Sementara di SORE, karakter utama bertemu sosok dari masa depan yang memiliki hubungan emosional sangat dekat dengannya.

2. Takdir yang Bisa Diubah

Still film Sore: Istri Dari Masa Depan

Baik Kimi no Na Wa maupun SORE menampilkan gagasan bahwa masa depan tidak sepenuhnya mutlak. Para tokohnya berusaha membuat pilihan berbeda demi menghindari tragedi atau penyesalan.

Cerita keduanya mendorong penonton untuk percaya bahwa keputusan kecil di masa kini bisa berdampak besar di masa depan.

3. Hubungan Emosional yang Datang Tanpa Logika

Still anime Kimi no na Wa

Pertemuan karakter di kedua cerita terasa tidak masuk akal secara ilmiah, tapi masuk secara emosional.

Rasa dekat muncul lebih dulu dibanding penjelasan rasional, membuat penonton ikut percaya bahwa hubungan mereka memang 'ditakdirkan', meski tidak bisa dijelaskan sepenuhnya.

4. Ingatan yang Tidak Utuh

Still film Sore: Istri Dari Masa Depan

Ingatan memegang peran penting di kedua karya ini. Di Kimi no Na Wa, ingatan tentang satu sama lain perlahan memudar meski perasaan tetap ada. Di SORE, informasi tentang masa depan juga tidak sepenuhnya jelas, menciptakan ketegangan emosional dan rasa kehilangan yang serupa.

5. Nuansa Romantis yang Melankolis

Still anime Kimi no na Wa

Keduanya tidak menyajikan romansa yang manis sepanjang waktu. Ada kesedihan, kecemasan, dan rasa takut kehilangan yang menyelimuti cerita. Romansa yang ditampilkan terasa lebih dewasa dan realistis, bukan sekadar cinta bahagia tanpa konsekuensi.

6. Fokus pada Pilihan Hidup

Still film Sore: Istri Dari Masa Depan

Selain soal cinta, kedua cerita menyoroti pilihan hidup dan penyesalan. Tokoh utama dipaksa merenungkan hidup yang sedang dijalani, apakah itu sudah sesuai dengan masa depan yang diinginkan, atau justru perlu diubah sebelum terlambat.

7. Ending yang Ambigu tapi Hangat

Baik Kimi no Na Wa maupun SORE: Istri dari Masa Depan memilih ending yang tidak terlalu eksplisit. Penonton tidak diberi jawaban detail, tapi cukup petunjuk emosional untuk percaya bahwa harapan masih ada. Ending seperti ini justru membuat cerita terasa lebih membekas.

(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)

Rekomendasi

Trending