Profil & Perjalanan Karier Konten Kreator Riryine: Entrepreneurship di Balik Kostum Anime

Riryine - Credit: Istimewa
Kapanlagi.com - Stereotip bahwa cosplay hanyalah hobi yang menghabiskan uang perlahan mulai terkikis oleh kehadiran para kreator yang sadar bisnis. Salah satu figur yang berhasil membuktikan hal tersebut adalah Riryine. Perempuan kelahiran Medan, 25 Juni 1998 ini tidak hanya piawai memerankan karakter fiksi, tetapi juga cerdik melihat peluang di balik industri kreatif yang sedang tumbuh.
Jauh sebelum dikenal sebagai juara kompetisi NIKKE Cosplay Online 2023, pemilik nama asli Felicia Yauwin ini menjalani masa remaja selayaknya penggemar anime pada umumnya. Ia adalah seorang otaku yang tertutup.
Di kota asalnya, akses terhadap atribut hobi ini masih sangat terbatas dan mahal. Belum lagi adanya benturan dengan pandangan orang tua yang saat itu belum melihat potensi karier dari sekadar memakai kostum.
Advertisement
Keberanian Riryine baru muncul ketika ia merantau ke Jakarta untuk kuliah. Bergabung dengan komunitas kampus membuatnya menyadari bahwa ia tidak sendirian. Pada 2018, ia memberanikan diri debut dengan kostum Watanabe You dari Love Live!. Namun, titik balik sesungguhnya dalam karier Riryine justru terjadi saat ruang gerak fisik dibatasi.
1. Belajar Otodidak di Masa Pandemi
Pandemi 2020 menjadi katalisator bagi Riryine. Saat kebijakan bekerja dari rumah (WFH) diberlakukan, ia melihat celah di platform digital. TikTok menjadi pilihannya untuk bereksperimen. Ia tidak sekadar membuat video, tetapi mempelajari teknis di baliknya secara mendalam. Riryine belajar sendiri soal tata cahaya, penyuntingan video, hingga tata rias wajah agar tampil maksimal di layar ponsel.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Ambil Langkah Krusial & Terbukti Efektif
Jiwa kewirausahaan Riryine terlihat jelas saat ia mengambil keputusan besar terkait aset properti keluarga. Sebuah ruko yang sedang kosong dan tidak terpakai ia manfaatkan menjadi studio foto.
Langkah ini terbilang krusial. Studio tersebut memberinya dua keuntungan sekaligus. Pertama, ia memiliki kebebasan penuh untuk memproduksi konten kapan saja tanpa biaya sewa tempat. Kedua, studio tersebut menjadi unit bisnis mandiri yang disewakan kepada umum. Model bisnis ini membuat kariernya sebagai kreator konten menjadi lebih berkelanjutan secara finansial.
Strategi memiliki "markas" sendiri ini terbukti efektif. Kualitas konten yang konsisten membawanya pada berbagai kerja sama komersial. Jenama besar masuk dalam daftar kliennya. Prestasi sebagai pemenang Rising Star Jakarta 2023 semakin mengukuhkan posisinya di industri ini.
3. Rencana ke Depan
Kini, Riryine memiliki ambisi yang lebih luas daripada sekadar viralitas. Ia ingin menciptakan ekosistem yang mendukung para kreator lain. Visinya adalah menyediakan ruang aman bagi komunitas budaya pop untuk berkarya dan meningkatkan standar konten mereka.
Untuk mencapai hal itu, Riryine berencana melakukan riset langsung ke luar negeri. Ia menargetkan kunjungan ke berbagai acara budaya pop mancanegara untuk mempelajari bagaimana industri di sana berjalan. Pengetahuan itu rencananya akan ia bawa pulang untuk diadaptasi, demi memajukan skena cosplay dan konten kreatif di Indonesia.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/ums)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor












































