CLOSE

Remake Anime 'One Piece' Lahir dari Penyesalan Eiichiro Oda, Dipastikan Bakal Minim Filler!

Remake Anime 'One Piece' Lahir dari Penyesalan Eiichiro Oda, Dipastikan Bakal Minim Filler!
Remake anime ONE PIECE bakal hadir dengan minim filler (credit: X/@sakugacontent)

Kapanlagi.com - Remake anime ONE PIECE berjudul THE ONE PIECE langsung jadi bahan pembicaraan sejak pertama diumumkan. Proyek ini digarap oleh WIT Studio, studio yang dikenal punya kualitas visual top tier. Nggak heran kalau banyak fans langsung berekspektasi tinggi sejak awal.

Menariknya, remake ini ternyata bukan cuma soal update visual. Menurut CEO WIT Studio, George Wada, proyek ini juga dipicu oleh refleksi dari sang kreator, Eiichiro Oda, terhadap versi anime lama yang sudah berjalan lebih dari 20 tahun. Hal ini bikin banyak fans mulai melihat remake ini dari sudut pandang yang berbeda.

Oda merasa penonton generasi sekarang mungkin bakal agak susah connect dengan bagian awal anime karena gaya animasi dan pacing-nya sudah terasa jadul. Ditambah lagi, jumlah episodenya yang super panjang juga bisa jadi "tembok" buat penonton baru. Karena itu, remake ini hadir sebagai cara untuk menghadirkan ulang kisah legendaris ini dengan vibe yang lebih fresh dan mudah dinikmati.

1. Dibuat Ulang Dengan Standar Modern

Remake bakal hadir dengan visual modern dan lebih ramah buat penonton baru (credit: IMDB)

Salah satu alasan utama remake ini dibuat adalah untuk menyesuaikan ONE PIECE dengan standar animasi zaman sekarang. Dengan teknologi animasi yang makin canggih, cerita klasik ini bakal dihidupkan kembali dengan visual yang lebih detail, lebih halus, dan pastinya lebih enak dilihat. Ini juga bikin pengalaman nonton jadi terasa lebih modern dan nggak ketinggalan zaman.

Selain itu, remake ini juga ditujukan supaya lebih ramah buat penonton baru di seluruh dunia. Dengan alur yang lebih rapi dan nggak bertele-tele, THE ONE PIECE diharapkan bisa jadi entry point baru buat yang belum pernah ngikutin dari awal. Bahkan fans lama pun kemungkinan bakal ngerasain sensasi nonton yang beda dari versi sebelumnya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Minim Filler Dan Pacing Lebih Padat

Versi remake bakal lebih padat, minim filler, dan pacing lebih ngebut (credit: X/@sakugacontent)

Salah satu poin paling menarik dari remake ini adalah janjinya untuk mengurangi filler. Versi lama memang dikenal punya cukup banyak episode tambahan, jadi versi remake bakal lebih fokus ke cerita utama tanpa drama yang nggak perlu. Ini jadi kabar yang cukup bikin fans lama lega.

Dengan pacing yang lebih rapi dan cepat, pengalaman nonton juga bakal terasa lebih padat dan intens. Setiap momen penting bisa terasa lebih "kena" tanpa harus nunggu lama atau terdistraksi episode filler. Alur cerita pun diharapkan jadi lebih konsisten dari awal sampai akhir.

3. Siap Bersaing Di Level Global

Remake ONE PIECE disiapkan jadi proyek global dengan kualitas kelas atas (credit: X/@sakugacontent)

Dengan track record WIT Studio yang pernah menggarap anime keren seperti ATTACK ON TITAN dan VINLAND SAGA, remake ONE PIECE ini jelas nggak main-main. Proyek ini dipersiapkan buat bersaing di level global dengan kualitas visual dan storytelling yang maksimal. Jadi bukan sekadar remake biasa.

Selain itu, Eiichiro Oda juga terlibat langsung supaya hasil akhirnya tetap sesuai dengan visinya. Ditambah lagi, kerja sama dengan Netflix bikin jangkauan penonton jadi makin luas. Dengan semua faktor ini, THE ONE PIECE berpotensi jadi salah satu proyek anime paling besar ke depannya.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending