KOREA

Acara TV Australia Rasis Pada BTS, ARMY Tuntut Permintaan Maaf

Jum'at, 21 Juni 2019 07:01 Penulis: Rahmi Safitri

BTS © Naver x Dispatch

Kapanlagi.com - BTS saat ini populer di seluruh dunia dan digilai banyak orang. Sayangnya sebuah acara televisi di Australia baru saja memberikan komentar-komentar yang tak semestinya untuk RM dkk.

Seperti dilansir dari Koreaboo, BTS masuk ke dalam 20 orang top di dunia pop culture yang ditayangkan acara 20 to One dan boyband tersebut ada di peringkat ke-18. Acara tersebut dipandu oleh Erin Molan dan Nick Cody, yang nampaknya tak terlalu kenal dengan member-member BTS.

"Di nomor 18, ada grup terbesar yang kalian nggak pernah dengar. One Direction dari Korea Selatan," kata Erin Molan.

Rekannya, Nick Cody, kemudian memberikan komentar. "Ya, nggak pernah mendengar tentang merek."

1. Komentar Lain

Selanjutnya mereka meminta aktor Rob Mills untuk memberikan pendapatnya tentang BTS. "Aku nggak paham apa yang mereka nyanyikan. Tapi pria-pria ini keren. Koreografinya bagus. Menyanyinya....pas." Setelah itu seakan untuk menguatkan pendapat Rob Mills, acara 20 to One menunjukkan video kala Jimin menyanyi dan sedikit fals.

Setelah Rob Mills, giliran komedian Mel Buttle yang memberikan komentar. "Ada tujuh member. Itu banyak. Tentunya kamu bisa memecat empat di antaranya."

2. Fans Tuntut Minta Maaf

Tak cuma itu saja, acara 20 to One juga masih menyebut RM dengan nama panggung lamanya, Rap Monster. Tak cuma itu saja, mereka juga membuat lelucon pidato RM di PBB dan bilang kalau BTS membicarakan tentang produk rambut.

Tentunya apa yang dilakukan acara 20 to One membuat ARMY di seluruh dunia menuntut mereka untuk minta maaf. ARMY membuat tagar #Channel9Apologize #Channel9ApologizeToBTS.

3. Pernyataan Channel 9

Channel 9 selaku pihak yang menayangkan 20 to One akhirnya memberikan tanggapan mereka setelah ARMY menginginkan permintaan maaf.

"Sebagai acara hiburan ringan, ini kepercayaan kami kalau penayangan 20 to One kemarin malam, yang membahas tentang 'Kegilaan Global Terbesar', tidak menyalahi regulasi penyiaran apapun dan bertujuan untuk membahas popularitas grup secara humoris. Kami minta maaf kepada siapapun yang merasa tersinggung dengan episode semalam," kata pihak Channel 9, seperti dilansir dari Soompi.


REKOMENDASI
TRENDING