KOREA

Hoon U-Kiss Ungkap Keluarganya Jadi Korban Kekerasan Sampai Mengalami Mati Otak

Rabu, 24 Oktober 2018 16:50 Penulis: Ayu Srikhandi

Hoon U-KISS © Instagram.com/yhm1991

Kapanlagi.com - Hoon U-KISS mengungkap sebuah kabar duka dari keluarganya. Pasalnya, salah seorang keluarga yang masih berusia dini mengalami luka karena kekerasan hingga harus menderita mati otak.

Diungkapkan oleh sang idol lewat Instagramnya, keluarganya ini merupakan murid di sebuah sekolah dasar di Mokpo. Polisi menyebut kalau ada seorang siswa kelas A yang jatuh dan tak sadarkan diri di lantai pada 23 Oktober pukul 09.00 pagi waktu setempat.

Sampai saat ini, A yang merupakan korban kekerasan dari salah seorang murid lainnya tersebut masih belum sadarkan diri.

1. Orangtua Pelaku Tak Merasa Bersalah

Lewat akun Instagram, Hoon menuliskan curhatannya betapa ia merasa kecewa saat tahu orangtua pelaku yang melakukan kekerasan terlihat tidak merasa bersalah. Menurutnya, orangtua pelaku terlihat mengobrol dan tertawa di depan ICU tempat keluarganya dirawat.

"Saat ini, seorang murid di Sekolah Dasar Seohae, Mokpo, Provinsi Jeolla sedang tidak sadarkan diri dan mengalami mati otak. Bahkan kalau dia bisa sadar pun, mentalnya akan kembali seperti anak usia tiga atau empat tahun. Aku merasa sungguh marah dan kecewa saat mendengar orangtua pelaku sedang tertawa dan mengobrol di depan ICU," tulis Hoon lewat Instagramnya.

2. Polisi & Sekolah Tidak Bertindak

Menurut penuturan Hoon, pihak kepolisian tidak bertindak dengan tegas karena pelaku masih SD. Sekolah juga tidak mau melakukan pemeriksaan dengan alasan tak mau membuat siswa lainnya khawatir.

Di sini, Hoon merasa kalau keputusan tersebut tidak adil untuk korban. Ia percaya kalau pelaku kekerasan harus ditindak tak peduli berapa usia mereka.

"Anak yang mengalami mati otak adalah keluargaku. Anggota keluargaku yang lain tidak bisa tenang karena investigasi tidak berjalan seperti seharusnya karena insiden terjadi di antara murid SD. Kekerasan adalah kekerasan, bahkan jika murid SD yang melakukannya. Sekolah juga tidak melakukan apapun dan mengatakan kalau murid lain akan khawatir. Aku sungguh marah," ungkap Hoon.

3. Hoon Berharap Keluarganya Cepat Sembuh

Sebelum menutup curhatannya, Hoon mengungkap kalau ia berharap kalau keluarganya tidak ada lagi yang terluka. Ia juga berdoa agar korban bisa cepat sadar.

"Aku berharap keluargaku tidak ada lagi yang terluka. Aku juga berharap kesadarannya juga segera kembali," tutup Hoon.

Doa terbaik untuk korban dan semoga keluarga Hoon tetap diberi kekuatan.


REKOMENDASI
TRENDING