Kolaborasi SM Entertainment dan SAMG Hadirkan Animasi K-pop, Siap Tayang 2028
SM Entertainment bakal rilis film animasi bertema K-Pop (Credit: SM Entertainment)
Kapanlagi.com - SM Entertainment, agensi yang menaungi sederet idol K-pop ternama, mengumumkan kolaborasi baru dengan SAMG Entertainment untuk memproduksi serial animasi bertema K-pop. Proyek ini mengusung judul sementara SUPERHERO IDOL PROJECT dan diproyeksikan menyasar pasar global.
Serial yang memadukan kisah para idol dengan elemen pahlawan super tersebut dijadwalkan tayang melalui berbagai platform OTT pada 2028, menghadirkan pendekatan bercerita yang lebih sinematik dibandingkan animasi pada umumnya.
Advertisement
1. Konsep Utama: Semesta K-pop Bertemu Superhero
Lewat kerja sama ini, SM Entertainment dan SAMG Entertainment mengembangkan IP (Intellectual Property) baru yang menggabungkan semesta K-pop dengan cerita aksi superhero. Karakter idol dan dinamika dunia pertunjukan dipadukan dengan misi kepahlawanan, membentuk fondasi cerita yang ditujukan untuk pasar internasional.
SUPERHERO IDOL PROJECT akan hadir dalam format serial, terdiri dari 13 episode dengan durasi sekitar 20 menit per episode. Bentuk penyajian ini dirancang agar ringkas dan padat, tetap menghadirkan kontinuitas cerita yang dapat diikuti dari awal hingga akhir musim.
Konsep tersebut dirancang untuk menarik perhatian penonton remaja hingga kalangan usia 20 hingga 30 tahun. Target audiens ini mencakup penggemar K-pop sekaligus penikmat animasi, sehingga proyek ini diharapkan mampu menjembatani dua basis penggemar dalam satu pengalaman hiburan.
Cerita yang dihadirkan disebut akan menawarkan pendekatan berbeda dengan menggabungkan karakter idol, aksi kepahlawanan, serta alur yang lebih sinematik. Paduan ini dihadirkan untuk memperkaya pengalaman menonton, tanpa melepas identitas K-pop yang menjadi inti proyek.
2. SM Entertainment Fokus pada Musik dan Performa Karakter
Di sisi musikal, SM Entertainment akan mengambil peran krusial. Perusahaan ini bertanggung jawab atas pengembangan vokal, penampilan para karakter, hingga produksi musik utama yang akan menjadi bagian penting dari cerita.
Berbekal pengalaman panjang dalam menciptakan lagu dan konsep pertunjukan untuk artis K-pop, SM Entertainment menghadirkan keahlian yang relevan untuk menghidupkan performa karakter dalam format animasi. Musik dan tata pentas virtual diposisikan sebagai elemen yang terintegrasi dengan alur.
Pengalaman SM dalam menciptakan lagu dan konsep pertunjukan untuk artis-artis K-pop diharapkan mampu menghadirkan kualitas produksi yang lebih kuat sekaligus memberikan pengalaman baru bagi penonton. Dengan demikian, aspek musikal tidak hanya menjadi latar, tetapi ikut menggerakkan perkembangan cerita.
3. Ekspansi IP: Dari Serial ke Konser dan Produk Turunan
Tidak berhenti pada tayangan serial, kedua perusahaan menyiapkan model bisnis IP yang lebih luas. Kolaborasi ini akan dikembangkan ke berbagai sektor, mulai dari musik, konser, manajemen artis, hingga lisensi video dan beragam produk turunannya.
Strategi tersebut dimaksudkan untuk memperluas jangkauan konten, membuka peluang interaksi lintas format antara penggemar K-pop dan penikmat animasi. Ekosistem IP yang terbangun diharapkan memberi titik temu antara layar OTT, panggung konser, dan lini produk resmi.
Lewat SUPERHERO IDOL PROJECT, SM Entertainment dan SAMG Entertainment menargetkan lahirnya bentuk hiburan baru yang memadukan kekuatan industri K-pop dengan dunia animasi. Inisiatif ini juga diarahkan untuk memperluas jangkauan konten Korea ke pasar internasional melalui peluncuran global pada 2028 di berbagai platform OTT.
(kpl/gtr)
Advertisement
