HOME » KOREA
KOREA

Seorang Pria di China Meninggal Karena Hantavirus, Disebabkan Tikus dan Apa Saja Gejalanya?

Rabu, 25 Maret 2020 09:50

(credit: Carter News / Herbert Miles)

Kapanlagi.com - Virus corona belum juga selesai diberantas kini orang-orang dikejutkan dengan kabar adanya Hantavirus yang sempat jadi trending di Twitter. Akun media sosial dari China Global Times yang pertama kali melaporkan soal adanya kasus kematian gara-gara Hantavirus pada hari Selasa (24/3/2020).

Seorang pria bernama Tian Moumou yang berasal dari Yunnan, China, meninggal dunia dalam sebuah bus ketika di perjalanan pulang meunju Shandong. Tiba-tiba ia merasa tidak enak badan dan dibantu oleh petugas yang juga berada dalam bus tersebut. Petugas medis lalu menghubungi call center untuk pertolongan lebih lanjut. Setelah tim pertolongan datang Moumou dalam keadaan deman dan diindikasi mengalami pneumonia. Moumou lalu meninggal di Ankang, Shanxi.

Tim medis menyatakan kalau Moumou meninggal bukan karena virus corona melainkan hantavirus setelah melakukan tes nukleus acid. Seluruh penumpang yang berada di bus yang sama dengan mendiang segera melakukan tes.

1. Apa Itu Hantavirus?

Lalu apa yang dimaksud dengan hantavirus? Menurut situs Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan (CDC) AS, hantavirus adalah virus yang penyebarannya diawali oleh hewan pengerat tikus dan bisa menyebabkan penyakit pada manusia. Virus ini bisa menyebabkan HPS (hantavirus pulmonary syndrome), demam berdarah, hingga sindrom pada ginjal.

Gejala penyakit HPS yang disebabkan oleh hantavirus antara lain kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, meriang, hingga sakit perut. Jika tidak segera diobati bisa menyebabkan sesak nafas hingga kematian. Sedangkan sindrom ginjal yang disebabkan hantavirus memiliki gejala tekanan darah rendah, syok, kebocoran pembuluh darah dan gagal ginjal.

2. Penyebab

Penyakit yang disebabkan oleh hantavirus tidak bisa ditularkan melalu udara atau sentuhan fisik antar manusia, melainkan bisa terjadi jika seseorang menyentuh urine, tinja dan air liur tikus. Bisa juga terjadi jika digigit oleh tikus atau hewan lain yang sudah terinfeksi lebih dulu.

HPS disebut tidak bisa ditularkan dari manusia ke manusia. Sedangkan sindrom ginjal hampir tidak pernah terjadi kasus penularan antar manusia.

3. Pertama Terjadi di 1950an

Salah satu dokter di media sosial, Sumaiya Shaikh, menyatakan kalau hantavirus pertama kali terjadi pada tahun 1950an dalam perang antara Korea dan AS. Sudah ada vaksin untuk penyakit yang disebabkan oleh hantavirus. Oleh karena itu, orang-orang diharapkan tenang karena hantavirus sangat kecil terjadi.

Sehat semua ya KLovers!

(kpl/pit)


REKOMENDASI
TRENDING