Selasa, 03 Juni 2014 11:41
Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, mungkin ini adalah ungkapan yang pas untuk menggambarkan kehidupan asmara Didi Soekarno.
Rabu, 12 Maret 2014 15:51
Konflik antara Rachmawati Soekarno Putri dengan Rumah Produksi Multivision Plus berujung pada dimenangkannya gugatan Rachmawati.
Rabu, 12 Maret 2014 08:51
Perseteruan Rachmawati Soekarno Putri dengan Rumah Produksi Multivision Plus yang berujung pada meja hijau, sudah sampai pada ditingkat putusan.
Rabu, 12 Maret 2014 06:30
Rachmawati Soekarnoputri juga membawa permasalahan yang melibatkan rumah produksi Multivision Plus ke perkara pidana.
Sabtu, 18 Januari 2014 07:51
Sukmawati Soekarnoputri tak mengharap film biopik SOEKARNO memicu konflik antara pihak Multivision Plus dan Rachmawati.
Rabu, 15 Januari 2014 07:41
Rachmawati Soekarno Putri mengaku menyesal telah memilih Hanung Bramantyo untuk menggarap film SOEKARNO. Apa alasannya? Klik ulasan lengkapnya!
Selasa, 14 Januari 2014 18:41
Menurut Guruh Soekarno Putra, film SOEKARNO dapat membahayakan generasi muda lantaran penggambaran yang disajikan melenceng dari sejarah.
Sabtu, 28 Desember 2013 08:11
Sebuah otopet menjadi hadiah manis bagi Vanessa, putri Didi Soekarno yang berulang tahun ke-6.
Rabu, 25 Desember 2013 21:01
Sutradara Hanung Bramantyo kembali mengelus dada. Pasalnya, film yang disutradarai olehnya kembali menuai kontroversi. Saat ini, filmnya berjudul Soekarno yang diproduksi oleh Multivision terus didemo untuk diturunkan dari bioskop.
Rabu, 25 Desember 2013 20:01
Banyaknya aksi demo terkait film SOEKARNO dinilai oleh Rachmawati Soekarnoputri merupakan efek dari tidak adanya kesigapan dari aparat penegak hukum atas kasus kontroversi film tersebut.
Rabu, 25 Desember 2013 19:01
Demonstrasi terkait penentangan tayangnya film Soekarno masih terus terjadi. Namun, belakangan ada beberapa demonstran yang mengaku dibayar untuk mendukung diturunkannya film yang juga ditentang oleh Rachmawati Soekarnoputri itu dari bioskop.
Rabu, 25 Desember 2013 11:51
Roda kontroversi atas film SOEKARNO terus berlanjut. Bahkan, pendemo ancam usir Hanung Bramantyo dari Jakarta.
Rabu, 25 Desember 2013 11:31
Protes atas pemutaran film SOEKARNO di bioskop terus terjadi. Ratusan orang yang terdiri dari beberapa elemen masyarakat mendatangi bioskop XXI Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa (24/12) yang masih memutar film besutan sutradara Hanung Bramantyo tersebut.
Selasa, 24 Desember 2013 20:41
Selain menerima sejumlah uang dari koordinator demonstrasi, ternyata ibu-ibu yang ikut berdemo menentang penayangan film SOEKARNO di bioskop diiming-imingi untuk 'dangdutan'.
Selasa, 24 Desember 2013 18:51
Hari ini, kembali aksi unjuk rasa terhadap film SOEKARNO digelar oleh massa.
Senin, 23 Desember 2013 13:11
Polda Metro Jaya telah memeriksa sutradara Hanung Bramantyo pada Kamis (19/12) dalam sengketa hak cipta film SOEKARNO. Rachmawati Soekarnoputri, selaku penggugat berharap, polisi juga segera memeriksa Direktur Utama PT Tripar Multivision Plus, Ram Punjabi.
Rabu, 18 Desember 2013 21:31
Absennya Hanung Bramantyo di sidang pertama terkait polemik film SOEKARNO dinila pihak Rachmawati tidak serius.
Rabu, 18 Desember 2013 18:26
Kuasa hukum Rachmawati Soekarnoputri menyampaikan tuntutannya soal film SOKEARNO.
Selasa, 17 Desember 2013 16:31
Sutradara Hanung Bramantyo mengklarifikasi tudingan mencuri ide pembuatan film SOEKARNO seperti yang dituduhkan oleh Rachmawati Soekarnoputri.
Jumat, 13 Desember 2013 20:51
Meski proses hukum kasus perseteruan antara Rachmawati Soekarnoputri dengan rumah produksi Multivision Plus masih berjalan.
Jumat, 13 Desember 2013 20:31
Rumah produksi Mutivision Plus (MVP) yang menggarap film SOEKARNO menerima dengan baik kedatangan pihak Pengadilan .
Jumat, 13 Desember 2013 19:51
Pihak Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menetapkan penghentian sementara penayangan film SOEKARNO.
Minggu, 03 November 2013 12:41
Hanung Bramantyo menyayangkan sikap Rachmawati Soekarnoputri yang tetap kekeh melanjutkan kasus film SOEKARNO: INDONESIA MERDEKA ke meja hijau.
Minggu, 03 November 2013 10:51
Hanung Bramantyo mengaku heran dengan tuntutan Rachmawati Soekarnoputri di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pasalnya Rachmawati menuntut ganti rugi sebesar Rp 100 miliar karena menilai pihak MVP telah melanggar perjanjian terkait film Soekarno.
Sabtu, 02 November 2013 08:51
Tarik ulur film SOEKARNO terus berlanjut!