Lembaga Seni PBNU Menolak Penghentian Serial 'Abad Kejayaan'

Jum'at, 23 Januari 2015 20:38 Penulis: Wulan Noviarina
Lembaga Seni PBNU Menolak Penghentian Serial 'Abad Kejayaan' @antv
Kapanlagi.com - Penayangan serial drama King Suleiman yang sekarang di rumah judulnya menjadi Abad Kejayaan oleh ANTV, menuai protes dari sebagian umat Islam. Kelompok yang protes dengan adanya serial TV tersebut melihat ada pemutar-balikan fakta sejarah yang bisa berdampak pada munculnya citra negatif terhadap pemimpin Islam.

Beberapa pihak pun menilai, dengan ditayangkannya serial itu, bisa meracuni pemikiran penonton yang dianggap sebagai bagian dari perang opini. Mereka pun sempat meminta agar penayangan serial itu dihentikan.

Ketua Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (LESBUMI) PBNU, Dr. Al Zastrouw Ng. menilai, permintaan untuk menghentikan penayangan itu terlalu berlebihan. Sebab Abad Kejayaan bukan film dokumentasi sejarah, tapi drama serial fiksi yang berlatar belakang sejarah.

"Kita tidak bisa menghadapi ini secara emosional, apalagi menekan dengan menggunakan intimidasi atau kekuatan massa. Alih-alih bisa mengembalikan citra Islam sebagai agama suci, tapi justru bisa jadi pembuktian bahwa ummat Islam itu cengeng, mudah marah, tidak kreatif, dan gampang tersinggung," paparnya, dalam 'Diskusi Budaya Film Abad Kejayaan: Antara Fiksi, Sejarah, dan Agama', di Kantor PBNU, Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (23/1).

Lebih lanjut Zastrouw menegaskan, dengan dihentikannya serial tersebut justru akan menghentikan proses kreatif.

"Kami menolak penghentian penayangan serial Abad Kejayaan karena hal ini bisa menghentikan proses kreatif dan menghilangkan momentum dialog mengenai sejarah Islam," tandasnya.

(kpl/hen/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING