Adipati Dolken, Putri Marino dan Kisah Kelam Cinta Pertama di 'POSESIF'

Rabu, 13 September 2017 07:50 Penulis: Guntur Merdekawan
Adipati Dolken, Putri Marino dan Kisah Kelam Cinta Pertama di 'POSESIF' Putri Marino - Adipati Dolken © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Edwin dikenal sebagai sutradara dengan karya yang masuk kategori arthouse seperti BABI BUTA YANG INGIN TERBANG (2008) serta POSTCARDS FROM THE ZOO (2012). Dua judul tersebut tidak beredar di bioskop konvensional, namun telah menghampiri festival-festival prestisius luar negeri dan diputar secara terbatas sekembalinya dari sana.

Tiba-tiba saja di tahun 2017 ini Edwin melakukan sebuah gebrakan. Ia mencoba masuk ke zona komersil dengan menyutradarai sebuah film remaja bertajuk POSESIF yang memasang Adipati Dolken bersama pendatang baru bernama Putri Marino.

Tentunya menjadi sebuah pertanyaan menarik ketika mengulas latar belakang keterlibatan Edwin dalam produksi pertama Palari Films ini. Pria kelahiran Surabaya tersebut lantas mengaku bila film panjang ketiga namun menjadi film pertama yang masuk bioskop ini memang sudah lama diimpikan untuk dibuat.

"Ini film panjang ketiga saya dan memang kelihatannya beda (dari dua film sebelumnya), tapi buat saya ini film yang ingin saya buat. Kalau saya bilang, ini surat cinta saya untuk cinta pertama. Saya pikir semua orang pernah mengalaminya. Ini yang membuat saya tertarik menyutradarai karena ada sisi manis dan tegang," urai Edwin dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).

Adipati Dolken dan Putri Marino, duo pemeran utama di 'POSESIF' © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoAdipati Dolken dan Putri Marino, duo pemeran utama di 'POSESIF' © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Lewat dua film sebelumnya Edwin memang berada di zona nyaman. Kini ia mencoba keluar dari zona tersebut setelah melihat rasa nyaman yang ada ternyata tidak begitu memberi tantangan sebagai filmmaker.

"Masalahnya saya butuh challenge. Bikin film itu petualangan, kalau film saya sebelumnya memiliki pola dan ternyata berada di zona nyaman tidak menguntungkan, makanya saya mau jalan ke zona baru. Ini sesuatu yang menyenangkan bertemu dengan orang baru," lanjut dia.

Dan setelah menjalani prosesnya, ternyata Edwin menemukan keasyikan tersendiri ketika dipertemukan dengan aktor dan aktris yang bersinergi membuat hiburan berkualitas. "Secara teknik menyenangkan. Yang saya tekankan di film ini, saya ingin sekali mengeksplor akting dan saya bertemu orang yang memberikan segalanya untuk akting. Saya yakin film ini punya kualitas akting yang bisa dibanggakan," tuntas dia.

POSESIF akan tayang di bioskop Tanah Air pada Oktober mendatang. Berkisah tentang hubungan asmara antara Lala dan Yudhis yang berjalan melebihi ekspetasi mereka, sebuah cinta pertama yang digambarkan dengan begitu kelam.

(kpl/abs/gtr)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING