Bermain di 2 Film, Morgan Oey Sempat Pusing Gara-gara Hal Ini

Morgan Oey © Muvila

Kapanlagi.com - Meski masih baru berkecimpung dalam dunia film Indonesia, Morgan Oey telah banyak dipercaya oleh sineas-sineas Indonesia. Terbukti, dalam kurun waktu setahun, dia telah tampil dalam berbagai film Indonesia, seperti ASSALAMUALAIKUM BEIJING, AIR MATA SURGA, NGENEST, serta tiga film yang akan tayang, yakni DREAMS, JILBAB TRAVELER: LOVE SPARKS IN KOREA dan WINTER IN TOKYO. Untuk dua film yang disebutkan terakhir, ternyata Morgan harus menjalani produksi tanpa jeda yang lama. “Saya dari Kawah Ijen (untuk syuting JILBAB TRAVELER), balik ke Jakarta, ganti koper, potong rambut dulu di Jakarta terus langsung ke Jepang. Udah langsung siap dengan rambut pendek siap memerankan Akira (tokoh dalam WINTER IN TOKYO), seorang dokter di sana (Jepang),” ucap Morgan seperti dilansir Muvila.com. Jadwal syuting yang begitu dekat ini karena syuting film JILBAB TRAVELER: LOVE SPARKS IN KOREA yang tadinya akan dimulai pada Juli tahun lalu, harus mundur hingga November. Meski sempat membuat Morgan merasa pusing karena harus berganti peran dalam waktu yang cukup cepat, ia enggan menyalahkan siapa pun. Pasalnya, ini konsekuensi dari pekerjaan yang kini ia tekuni. Malahan, ia melihat hikmah di balik peristiwa ini.

Morgan Oey © MuvilaMorgan Oey © Muvila
“Ini kayak Tuhan udah ngasih saya ujian dimana saya harus bisa melakukan yang terbaik buat proyek ini. Nggak boleh saya korbankan satu atau keduanya. Ya, mungkin Tuhan pengen saya harus lebih tanggung jawab. Nggak bisa diprediksi hal seperti itu," ungkapnya. "Sempet pusing sih dan memang itu manusiawi banget pusing karena saya harus memerankan orang Korea Selatan dan Jepang yang mana dialeknya dan bahasanya beda, budayanya juga beda. Jadi saya bener-bener harus fokus di dialek dan bahasa. Semoga bisa ter-deliver dengan baik nantinya,” tambahnya seraya membayangkan kedua pengalamannya tersebut. Lalu apa yang dilakukan Morgan untuk berpindah peran dari seorang fotografer asal Korea Selatan menjadi seorang dokter asal Jepang dengan cepat seperti itu? “Harus fokus sih sama ada kemauan karena pekerjaan itu adalah kesempatan. Saya seneng banget udah dapat kesempatan bisa bermain misal di film A, jadi harus kasih yang terbaik,” tutupnya.

(muv/frs)

Rekomendasi

Trending