Ditulis Sejak 2008, Film Superhero Ini Jadi Rebutan Para Produser

Rabu, 10 Februari 2016 17:52 Penulis: Ferry Sanjaya
Ditulis Sejak 2008, Film Superhero Ini Jadi Rebutan Para Produser Jagioan Instan © Kapanlagi/Budy Santoso
Kapanlagi.com - JAGOAN INSTAN merupakan garapan terbaru Starvision. Meski baru diproduksi tahun 2015, skrip film yang ditulis Musfar Yazin ini sudah selesai ditulis sejak 2008 silam.

Pada waktu itu, skrip film sempat menjadi rebutan banyak produser karena mengangkat tema superhero. Sayangnya setelah berhasil dibeli oleh salah satu rumah produksi, proyek ini malah terbengkalai selama beberapa tahun. Baru kemudian Musfar menawarkan pada Starvision yang ternyata mendapat sambutan positif dari Chand Parwez selaku produser.

"Saat pertama skrip film ini selesai, terjadi rebut-rebutan luar biasa dari banyak produser. Saya mengejar, Hanung juga. Akhirnya didapat oleh salah satu rumah produksi yang tak perlu saya sebut. Setelah sekian lama, pihak yang pegang skrip ini kesulitan bikin sampai kontraknya habis. Lalu Musfar menawarkan ke saya dan saya terima," kisah Chand saat jumpa pers di kawasan Bulungan, Rabu (10/2).

Script Film Ini Sempat Jadi Rebutan © Kapanlagi/Budy SantosoScript Film Ini Sempat Jadi Rebutan © Kapanlagi/Budy Santoso

Tentu saja ada proses revisi skrip di beberapa bagian agar isu-isu yang digunakan bisa lebih update. Karena Musfar Yazin sendiri dikenal dengan candaan satir yang khas dalam tulisan-tulisannya seperti tersaji di GET MARRIED dan NAGABONAR JADI 2.

"Ada perubahan skenario tapi kita koordinasikan dengan Pak Musfar," imbuh mertua Eriska Rein itu.

Seolah berjodoh, Musfar sebelumnya sempat menawarkan skrip JAGOAN INSTAN pada Fajar Bustomi. Siapa menyangka jika Chand memberi kepercayaan Fajar untuk memegang kendali penuh film ini bertahun-tahun kemudian.

"Saya sudah terima skenario tahun 2008 dari Pak Musfar tapi gak bisa dijalanin karena bikin adegan terbang aja saat itu masih susah. Sampai akhirnya Pak Parwez kirim skenario ini dan saya bilang: 'Pak, film ini penting untuk dibuat'. Dialognya tidak sekadar lucu tapi juga positif. Bila ditonton orangtua dan anak akan ada pembahasan menarik," terangnya.

(kpl/abs/frs)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING