Festival Film Indonesia 2013 Siap Digelar 5-7 Desember

Kamis, 05 Desember 2013 11:51 Penulis: Mahardi Eka
Festival Film Indonesia 2013 Siap Digelar 5-7 Desember istimewa
Kapanlagi.com - Festival Film Indonesia (FFI) merupakan ajang tertinggi dalam upaya memberikan apresiasi penghargaan akan karya film di tanah air. Film merupakan suatu bentuk aktualisasi dari gagasan atau ide, yang dituangkan dalam bentuk cerita bergambar. FFI diharapkan dapat memberikan semangat kepada sineas-sineas di Indonesia dalam meningkatkan karyanya.

Pada 2013, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, menyelenggarakan ajang tahunan FFI 2013 di Provinsi Jateng, yakni di Kota Semarang, dan beberapa kegiatan di Kota Surakarta.

Dipilihnya Jateng, dengan pertimbangan Jateng merupakan provinsi yang mempunyai potensi dan sarana prasarana yang dapat diandalkan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan event-event internasional maupun nasional.

"Jateng memiliki banyak daya tarik, baik secara sosial, budaya, religi maupun alam, yang dapat dijadikan tempat untuk pembuatan film yang pada gilirannya dapat memperkenalkan potensi Jateng lewat suatu cerita film,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat konferensi pers kesiapan FFI 2013 di Lantai 2 Kantor Pemrov Jateng atau Gubernuran Jl. Pahlawan Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/12) sore.

Suasana konferensi pers FFI 2013 di Semarang. (Parwito)Suasana konferensi pers FFI 2013 di Semarang. (Parwito)

Lebih jauh Ganjar berharap banyak dengan penyelenggaraan acara FFI 2013 tersebut di Jateng, bahwasannya dengan semakin diperkenalkannya potensi wisata maka banyak wisatawan, baik wisatawan domestik atau mancanegara, yang datang berkunjung ke Jateng.

Dirinya menambahkan, potensi wisata-wisata yang dikenalkan sangat menjanjikan dengan berbagai destinasi wisata yang tersebar di seluruh wilayah. Mulai dari obyek wisata hingga kekayaan seni budayanya. “Jateng memiliki 56 candi, 142 situs, dan 48 museum serta didukung oleh 16.410 orang seniman, baik penari, pemain teater, dalang, pelaku seni rupa, pemusik, serta 190 upacara tradisional. Daya tarik sosial, budaya, religi, maupun alam yang ada, dapat dijadikan tempat untuk pembuatan film,” imbuhnya.

Selain sebagai tempat penyelenggaraan event, Provinsi Jateng, terutama Kota Semarang dan Kota Surakarta, dikenal sebagai destinasi wisata dengan berbagai daya tarik wisata yang sangat unik, eksotis, dan bersejarah, yang tidak dijumpai di daerah lain di Indonesia. Kota tersebut juga memiliki akses bandara internasional yang menghubungkan dengan berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara.

Dipilihnya Jateng sebagai tempat penyelenggaraan FFI, mendapat apresiasi positif dari pemerintah provinsi. Dan Pemerintah Provinsi Jateng pun terus berupaya menyukseskan pelaksanaan FFI yang berlangsung di Jateng.

Dari ajang ini, diharapkan semakin banyak pembuatan film dengan mengambil latar belakang tempat di Jateng. Seperti, di Candi Borobudur, Pulau Karimunjawa, Kawasan Dieng, Perkampungan Batik, dan sebagainya.

Sehingga, dapat lebih mengenalkan potensi Jateng melalui cerita film, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kunjungan wisata di Jateng. Pemerintah provinsi juga mengajak pelaku-pelaku industri film di Jateng untuk berperan serta dalam FFI 2013.

(kpl/par/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING