Film 'KARTINI' Ingatkan Najwa Shihab Pada Momen Penting Ini

Kamis, 20 April 2017 09:46 Penulis: Rahmi Safitri
Film 'KARTINI' Ingatkan Najwa Shihab Pada Momen Penting Ini Najwa Shihab © KapanLagi.com®/Bambang E Ros

Kapanlagi.com - News anchor cantik Najwa Shihab beberapa waktu lalu menonton film biopik KARTINI besutan sutradara Hanung Bramantyo. Film tersebut ternyata bisa membawanya flashback ke masa lalu, saat ia baru mengenal sosok Kartini melalui buku.

"Saya justru kenal kenal Kartini ketika selesai sekolah setelah membaca buku-bukunya, surat-suratnya setelah ditanya sama orang-orang tentang Kartini. Di sekolah dulu mungkin kurang penglaman, jaman dulu  pengetahuan terbatas jadi hanya sebatas simbol emansipasi wanita yang perayaannya hanya pakai baju tradisional jika di sekolah," ujar Najwa Shihab saat ditemui di Museum Bank Indonesia, Kota, Jakarta Barat, Selasa (12/4).

Di bangku sekolah, memori dari Kartini yang teringat jelas bagi Najwa adalah perayaan dengan mengenakan baju tradisional serta konde, khas penampilan Kartini. Namun di balik itu, Najwa menyadari betul bahwa perjuangan seorang Kartini jauh lebih sulit daripada sekadar simbol wanita pejuang emansipasi.  

Najwa Shihab teringat masa sekolah saat merayakan hari Kartini © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoNajwa Shihab teringat masa sekolah saat merayakan hari Kartini © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto


"Yang saya inget hanya itu sih, ritual di sekolah berkonde, tampil di panggung menyanyikan lagu ibu Kartini. Tapi saya gak tahu sekarang metode pelajaran di sekolah sekarang karena menurut saya justru itu esensi tulisan atau surat-suratnya dibacakan sekarang ini tentang bagaimana kepedihan hatinya, kebesaran hatinya tuk  menerima tradisi yang mengekang, bagaimana dia bersuara keras tentang penindasan, tentang pemikiran persamaan hak, soal ayahnya yang dicintai, tentang kakeknya yang tak dikenal tapi dia sangat menghormati," ungkapnya.

Selain sosok Kartini, ada satu karakter lain yang menyita perhatiannya selama menonton film tersebut. Najwa menyoroti sosok ayah Kartini yang begitu modern di eranya.

"Peran ayah juga menarik karena masih belum modern, Kartini bisa diajak pergi dengan adik-adiknya tanpa seorang ayah. Banyak kenalan dan diizinkan menulis dengan surat suratnya, jadi peran ayah Kartini yang jarang disebut itu, tampak ayah yang modern itu menarik untuk di sebutkan," pungkasnya.

(kpl/pur/pit)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING