CLOSE

Garin: Film Indonesia Kurang Eksplorasi

Kapanlagi.com - Sineas Garin Nugroho mengungkapkan, film Indonesia yang beredar saat ini masih kurang mengeksplorasi kekayaan seni budaya tradisi Indonesia, padahal ada banyak kisah para seniman dan kesenian yang dapat diangkat di layar lebar."Film Indonesia masih kurang memberi tempat untuk kesenian kita sendiri, karena itu dalam setiap film saya, sangat diupayakan mengangkat budaya lokal dan orang-orang yang memang maestro di bidangnya," kata Garin di Jakarta, Kamis (7/1).Garin mencontohkan dalam film UNDER THE TREE, ia mengangkat seni tradisi Bali yang sangat kaya. Film tersebut juga mengetengahkan para maestro tari, sekaligus juga para aktor dan aktris asal Bali yang sangat berpotensi namun jarang sekali mendapat kesempatan untuk bermain di layar lebar."Di Bali ada banyak penari dan maestro tari sejak puluhan tahun lalu, tapi siapa yang memberi tempat pada mereka dalam film nasional saat ini? Saya kira masih jarang," kata sutradara film OPERA JAWA ini.UNDER THE TREE adalah film tentang keseharian yang penuh dengan realisme magis. Sebuah film yang terinspirasi dari masalah sosial dan masalah lingkungan yang terjadi belakangan ini. Ada tiga perempuan yang menjadi tokoh sentral dalam film ini yakni Dewi (Ayu Laksmi), Maharani (Marcela Zalianty), dan Nian (Nadia Saphira).Sebelumnya film ini juga mengikuti beberapa festival film internasional yakni Toronto International Film Festival 2008, Vancouver International Film Festival 2008, London International Film Festival 2008, Jakarta International Film Festival 2008, dan yang berikutnya adalah ikut serta dalam Rotterdam International International Film Festival 2009.Pada Festival Film Indonesia (FFI) 2008 lalu, UNDER THE TREE juga meraih dua penghargaan untuk kategori Best Art Director dan Best Supporting Actress.    

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/boo)

Rekomendasi

Trending