Harapan Deddy Mizwar Untuk Industri Perfilman Indonesia

Selasa, 22 November 2016 18:52 Penulis: Natanael Sepaya
Harapan Deddy Mizwar Untuk Industri Perfilman Indonesia Deddy Mizwar © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Meski telah mengalami banyak perkembangan, suka atau tidak, industri perfilman Tanah Air masih memiliki sejumlah PR yang harus diselesaikan. Sebagai salah satu aktor senior dengan segala pengalamannya, Deddy Mizwar pun punya harapan dan pesan tersendiri untuk perfilman Indonesia.

"Saya kira penduduknya banyak, jadi ya film yang banyak dan berkualitas. Tapi gak bisa jalan juga tanpa bioskop. Jadi butuh bioskop. Apalagi kalo didukung dengan regulasi nol persen pajak film. Ya kan?" ujarnya saat ditemui di konferensi pers Indonesian Ethnographic Film Festival, Cikini, Jakarta Pusat. Jumat (11/11).

Bukan cuma bioskop saja, mantan bintang film NAGABONAR ini pun berharap banyaknya implementasi teknologi canggih dalam proses produksi film. Selain itu, adanya berbagai festival film pun dirasa Deddy Mizwar masih sangat penting untuk menjangkau masyarakat dari berbagai lapisan.

Deddy Mizwar, berharap agar lebih banyak tersedia bioskop dan acara-acara seperti festival film © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaDeddy Mizwar, berharap agar lebih banyak tersedia bioskop dan acara-acara seperti festival film © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Alat-alat punya teknologi yang canggih dan berbagai festival untuk apresiasi masyarakat. Sehingga masyarakat terlibat. Jangan orang film menjadi eksklusif. Jadi dia musti ada katarsis antara film-film di festival. Ada ruang-ruang dimana masyarakat bisa mengapreasi peristiwa-peristiwa budaya melalui film," lanjutnya.

Bicara soal festival film, ia juga menekankan agar ada perbedaan khusus di setiap pagelarannya. Yap, karakter sebuah festival tentunya akan membuat acara untuk setiap karya film pun terasa tidak monoton.

"Ya tapi macem-macem, gak seragam. Setiap festival harus ada karakternya. Kaya ini kan gak seragam. Gak sama dengan festival film Jawa Barat yang sekarang sedang berlangsung. Karakter yang berbeda-beda," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING