Manoj Punjabi Tak Akan Beri Izin Film 'DANUR' Diparodikan

Senin, 22 Mei 2017 19:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Manoj Punjabi Tak Akan Beri Izin Film 'DANUR' Diparodikan Manoj Punjabi © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Industri perfilman tanah air dihebohkan oleh kasus film NGAWUR yang memarodikan judul-judul box office dalam dan luar negeri. Masalahnya adalah ketika SAS Films selaku rumah produksi menjadikan film DANUR sebagai elemen dasar cerita, namun tidak meminta izin secara resmi kepada  pembuatnya.

Melihat fakta tersebut, Manoj Punjabi selaku orang di balik kesuksesan DANUR tak tinggal diam. Jumat pekan lalu, timnya telah melayangkan surat peringatan pertama walau belum mendapatkan tanggapan.

Bilapun nantinya pihak NGAWUR sudah melakukan permintaan maaf dan meminta izin resmi, Manoj mengaku tidak akan memberi izin. Ia juga tidak tertarik dengan iming-iming bagi hasil.

"Di luar negeri SCARY MOVIE yang parodikan film SCREAM mereka pakai izin. Ini nggak ada izin, nggak ada ngobrol, kalaupun izin, kita nggak mau, meski dibayar kita nggak mau," kata Manoj ditemui di MD Place, kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (22/5).

Manoj tak akan beri izin jika 'DANUR' diparodikan © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoManoj tak akan beri izin jika 'DANUR' diparodikan © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto



CEO MD Entertainment ini kemudian melanjutkan, "Jangan merusak sebuah karya dong, itu pointnya. Mereka harus terima kalau kita nggak bisa (memberi izin) meski minta izin. Ini bener-bener kesempatan dalam kesempitan. Hanya aji mumpung. Ini hanya merusak DANUR," tegasnya.

NGAWUR sendiri sudah melakukan syuting pertama hari ini di lokasi yang sama dengan syuting film DANUR. Melihat hal itu, Manoj hanya bisa membiarkan dan tetap menunggu itikad baik dari pihak SAS Films.

"Mereka hari ini syuting hari pertama. Dan lokasinya di tempat yang sama. Kalau mereka tetap syuting itu hak mereka tapi nggak bisa tayang. Kalau tayang pasti ada legal issue," pungkas produser banyak film-film box office tersebut.

(kpl/abs/gtr)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING