Pahit, Ini Alasan Kenapa Arifin Putra Gagal Berkarir di Jerman

Senin, 30 Maret 2015 16:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Pahit, Ini Alasan Kenapa Arifin Putra Gagal Berkarir di Jerman Arifin Putra/©Kapanlagi.com®Bayu Herdianto
Kapanlagi.com - Beberapa waktu yang lalu, Arifin Putra sempat mengikuti Berlinale Talents dalam Festival Film Berlin, sebuah workshop yang dikhususkan bagi seluruh film maker dari seluruh dunia. Kekasih Tara Basro ini sangat bersemangat mengikutinya dengan membawa potongan adegan aksinya dalam film THE RAID 2: BERANDAL.

Sayang, harapannya untuk bisa ikut casting dalam Festival Film Berlin harus pupus. Ia tak diterima lantaran bukan warga asli Jerman. Bahkan, sang casting director sempat berkata jika orang Indonesia ujung-ujungnya hanya akan jadi pelayan restoran. 

"Yang bikin sedih, nggak bisa ikutan casting. Casting directornya bilang, 'Kamu jauh-jauh dateng dari negaramu ke sini (Jerman,) jujur aja nih ya kurang berguna karena ujung-ujungnya kamu hanya akan jadi pelayan di restoran,’ dia bilang begitu," tutur Arifin Putra sedih.

Arifin Putra nggak bisa ikutan casting di Jerman karena masalah kewarganegaraan/©Kapanlagi.com®/Bayu HerdiantoArifin Putra nggak bisa ikutan casting di Jerman karena masalah kewarganegaraan/©Kapanlagi.com®/Bayu Herdianto

Ya, para casting director memang mengutamakan para aktor dan aktris yang punya kewarganegaraan Jerman, karena persoalan izin yang tak mudah jika harus mengajak aktor luar Jerman. Casting director itu juga berpesan kepada Arifin agar ia bisa jadi raja di negaranya sendiri. "Casting director itu bilang, 'Kalau kamu jadi raja di negara kamu ya saya pasti akan nyari kamu', katanya," ujar Arifin Putra. Dalam hati, ia juga membenarkan ucapan sang sutradara.

Mereka rata-rata akan memilih orang Indonesia yang sudah lama tinggal di Jerman, menurut Arifin. Jika mereka membutuhkan tokoh orang Indonesia, mereka tidak akan langsung memilih aktor asli Indonesia karena masalah birokrasi. Namun berbeda dengan kasus Christine Hakim yang mampu bermain dalam EAT, PRAY, LOVE bersama Julia Roberts.

"Zaman sekarang kan memang serba cepet. Mereka mulai pra produksi sekarang misalnya, sebulan ke depan harus ada 100 pemain, ya mereka nggak akan ada waktu untuk ngurusin berbagai macam hal. Kecuali sutradaranya langsung suka dengan pemain itu. Kayak Joe Taslim misalnya," tandas Arifin. Wah, jangan berkecil hati deh. Kalau bisa jadi raja di negeri sendiri, kenapa harus ke luar negeri?

(kpl/ami/tch)


REKOMENDASI
TRENDING