Pelarangan 'BCG' Diprotes Ekspresi

Kapanlagi.com - Meskipun sudah ditarik dari peredaran sejak Jumat (20/8) pekan lalu, namun masalah film 'BCG!' masih belum tuntas. Buktinya muncul reaksi dari kelompok yang menamakan dirinya Ekspresi (Eksponen Pendukung Kebebasan Berekspresi) yang mengungat atas dilarang beredarnya film tersebut.

Dalam Ekspresi tampak beberapa nama besar yang diantaranya Garin Nugroho, Gunawan Mohammad (budayawan dari Institut Studi Arus Informasi), Jajang C Noer (aktris dan sutradara), Mira Lesmana (produser), Riri Riza (sutradara), Aria Kusumadewa (sutradara), Shanty Harmayn (produser), Oppie Andaresta (penyanyi), Nicholas Saputra (aktor), Angelina Sondakh (anggota DPR 2004-2009 dan mantan Puteri Indonesia), Ayu Utami (novelis), Debra Yatim (pengurus Yayasan Tifa), Faisol Reza (aktivis HAM), Yenny Rosa Damayanti (aktivis HAM), Tony Prabowo (komposer), Sitok Srengenge (penyair), Dindon WS (sutradara Teater Kubur), Tisna Sanjaya (pelukis), Rizal Malarangeng (dari Freedom Institute), Ulil Abshar Abdalla (Jaringan Islam Liberal), Linda Christanty (penulis cerpen), dan Tita Rubi (perupa).

Mereka mengeluarkan pernyataan sikap protes terhadap pelarangan atas peredaran film produksi Multivision Plus itu. Sebelumnya mereka berkumpul di Teater Utan Kayu, Jl Utan Kayu 68 H, Jakarta Timur.

"Pernyataan sikap kami bukan membela film BURUAN CIUM GUE!' semata, melainkan lebih karena sikap pelarangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatas-namakan agama dan moral bangsa," cetus Riri Reza usai membacakan pernyataan sikap mereka.

Mereka menilai pelarangan tersebut tidak mencerdaskan kehidupan warga Indonesia. Mereka menyesalkan pengekangan terhadap film 'BCG!' yang diwarnai dengan kecaman dan ancaman, serta pemaksaan menarik film itu dari peredaran.

Dalam pernyataan itu, mereka menentang langkah sejumlah pihak mulai dari Kementerian Budaya dan Pariwisata, MUI, Aa Gym, maupun tokoh-tokoh agama lainnya yang telah melakukan tekanan terhadap film BCG!.

Selain itu, mereka juga menyesalkan Lembaga Sensor Film (LSF) maupun produser film tersebut dari Multivision Plus Pictures, Raam Punjabi yang begitu gampang menyerah.

(dis/dar)

Rekomendasi

Trending