10 Rekomendasi Film Ramadan karena Cerita Religi Dinilai Lebih Menyentuh Penonton
Perjuangan hidup membuat film ini tepat ditonton selama puasa (credit:imdb)
Kapanlagi.com - Ramadan sering dimaknai sebagai waktu untuk menenangkan diri dan memperdalam refleksi batin. Selain melalui ibadah, banyak orang memilih tontonan yang mampu menghadirkan nilai keimanan, keluarga, dan makna kehidupan yang sejalan dengan suasana bulan puasa.
Film bertema religi dan kemanusiaan kerap menghadirkan cerita yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Tokoh-tokohnya digambarkan mengalami kehilangan, konflik batin, serta proses menerima takdir dengan cara yang berbeda-beda.
Melalui alur cerita yang emosional dan penuh makna, film-film ini menawarkan sudut pandang tentang kesabaran, keteguhan iman, dan hubungan antarmanusia. Rangkaian kisah berikut disusun berdasarkan perjalanan cerita masing-masing film dan nilai yang ditampilkan sepanjang alurnya.
Advertisement
Temukan berita lainnya terkait film Islami di Liputan6.com.
1. MENCARI HILAL (2015)
MENCARI HILAL mengisahkan Mahmud, seorang ayah yang sangat taat beragama, dan anaknya Heli yang memiliki pandangan liberal. Perbedaan sudut pandang ini menjadi sumber konflik sepanjang perjalanan mereka mencari hilal.
Perjalanan tersebut membuka ruang dialog antara ayah dan anak yang selama ini sulit terjalin. Film ini menempatkan perbedaan pemahaman agama sebagai bagian dari dinamika keluarga.
Cerita berkembang melalui interaksi sederhana yang memunculkan refleksi tentang toleransi. Hubungan Mahmud dan Heli diuji melalui perjalanan fisik dan emosional yang mereka lalui bersama.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. AJARI AKU ISLAM (2019)
AJARI AKU ISLAM menceritakan Kenny, pria nonmuslim keturunan Tionghoa yang jatuh cinta pada Fidya, perempuan muslim yang taat beribadah. Perbedaan keyakinan menjadi tantangan utama hubungan keduanya.
Kenny berusaha mendekatkan diri pada Fidya dengan mempelajari ajaran Islam. Proses tersebut menjadi bagian penting dari konflik dan perkembangan karakter.
Masalah semakin rumit ketika kedua keluarga tidak menyetujui hubungan mereka. Film ini menampilkan benturan nilai keluarga, keyakinan, dan perasaan pribadi.
3. MERINDU CAHAYA DE AMSTEL (2022)
MERINDU CAHAYA DE AMSTEL mengangkat kisah Khadija Veenhoven, seorang mualaf asal Belanda yang menemukan ketenangan melalui Islam. Masa lalu kelam menjadi latar perjalanan spiritual tokoh utama.
Kehidupan Khadija berubah ketika ia bertemu Nicholas, seorang jurnalis agnostik. Ketertarikan Nicholas memicu dinamika hubungan yang kompleks.
Cerita berkembang melalui pencarian makna hidup dan identitas diri. Film ini juga menghadirkan konflik batin yang lahir dari perbedaan sudut pandang keyakinan.
4. AIR MATA DI UJUNG SAJADAH (2023)
AIR MATA DI UJUNG SAJADAH menggambarkan perjuangan Aqilla yang terpisah dari anak kandungnya selama tujuh tahun. Kebohongan keluarga menjadi awal konflik yang berkepanjangan.
Aqilla harus menghadapi kenyataan bahwa anaknya dibesarkan oleh keluarga lain. Kondisi tersebut memunculkan pertentangan emosional yang mendalam.
Konflik semakin rumit karena Yumna telah menganggap anak tersebut sebagai darah dagingnya sendiri. Film ini menyoroti dilema hak asuh dan kasih sayang seorang ibu.
5. 172 DAYS (2023)
172 DAYS merupakan adaptasi novel yang mengisahkan perjalanan cinta Nadzira Shafa dan Ameer Azzikra. Pernikahan mereka hanya berlangsung selama 172 hari. Kisah dimulai dari perjalanan hijrah Nadzira Shafa yang ingin meninggalkan masa lalunya.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk pencarian makna hidup yang lebih tenang. Pertemuan dengan ustadz Ameer Azzikra menjadi titik balik dalam hidupnya. Hubungan mereka berkembang melalui proses saling memahami dan mendalami nilai keimanan.
Cerita menghadirkan gambaran pernikahan yang tidak hanya berlandaskan cinta, tetapi juga keyakinan. Nilai kesabaran dan ketulusan menjadi bagian penting dari alurnya.
6. HAMKA & SITI RAHAM VOL. 2 (2023)
HAMKA & SITI RAHAM VOL. 2 melanjutkan kisah Buya Hamka pada masa agresi militer Belanda. Latar sejarah menjadi bagian penting dalam membangun konflik cerita.
Hamka terlibat langsung dalam perjuangan rakyat melalui jalur gerilya di Sumatera Barat. Ia berperan aktif dalam menghubungkan berbagai kelompok masyarakat. Hamka digambarkan sebagai penghubung rakyat yang tercerai-berai akibat konflik.
Peran tersebut dijalani dengan penuh risiko. Perjuangan yang ditampilkan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual dan moral. Nilai keberanian dan tanggung jawab menjadi sorotan utama.
7. TITIP SURAT UNTUK TUHAN (2024)
TITIP SURAT UNTUK TUHAN mengisahkan keluarga sederhana yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Meski demikian, mereka tetap menjaga keharmonisan dan keyakinan.
Konflik muncul ketika Dinda menyembunyikan sakitnya agar tidak menjadi beban keluarga. Keputusan ini diambil karena rasa sayang terhadap orang tuanya. Cerita berkembang melalui keheningan dan ketabahan.
Emosi dibangun secara perlahan melalui dinamika keluarga sehari-hari. Surat yang ditulis kepada Tuhan menjadi simbol harapan dan doa. Film ini menyoroti keteguhan keluarga dalam menghadapi cobaan hidup.
8. PANTASKAN AKU BERHIJAB (2024)
PANTASKAN AKU BERHIJAB menceritakan Sofi, perempuan dengan masa lalu kelam yang berusaha memperbaiki hidupnya. Hubungan toxic dan kehamilan tak diinginkan menjadi luka yang harus dihadapi. Tekanan sosial ikut memperberat kondisi psikologis yang dialaminya.
Keinginan untuk berhijrah mendorong Sofi mempertanyakan dirinya sendiri. Proses tersebut tidak berjalan mudah dan penuh konflik batin. Keraguan menjadi bagian yang terus menghantui langkahnya.
Dukungan sahabat menjadi bagian penting dalam perjalanannya. Film ini menampilkan pencarian jati diri dan makna hijrah secara personal. Relasi pertemanan digambarkan sebagai ruang aman untuk bertumbuh.
9. ASSALAMUALAIKUM BEIJING 2: LOST IN NINGXIA (2025)
ASSALAMUALAIKUM BEIJING 2: LOST IN NINGXIA mengikuti Aisha, jurnalis yang memeluk Islam demi cinta. Perjalanannya ke Ningxia berubah ketika sang kekasih menghilang. Ketidakpastian tersebut mengguncang keyakinan dan perasaannya.
Pencarian tersebut mempertemukannya dengan Mo, yang membantu Aisha memahami perasaannya. Situasi ini memunculkan konflik emosional baru. Hubungan mereka berkembang di tengah proses pencarian makna diri.
Kembalinya Arif memperumit keadaan. Film ini menghadirkan pertarungan antara cinta, iman, dan pilihan hidup. Aisha dihadapkan pada keputusan yang menentukan masa depannya.
10. ASSALAMUALAIKUM BAITULLAH (2025)
ASSALAMUALAIKUM BAITULLAH mengisahkan Amira yang hidupnya runtuh akibat pengkhianatan dan kehilangan. Rangkaian peristiwa tersebut membawanya ke titik terendah. Trauma emosional menjadi latar utama perjalanan tokoh ini.
Perjalanan spiritual ke Tanah Suci menjadi jalan pemulihan batin. Amira perlahan menemukan ketenangan dan harapan baru. Proses ini tidak terjadi secara instan, melainkan bertahap.
Dukungan orang-orang di sekitarnya berperan penting dalam proses bangkit. Film ini menempatkan perjalanan iman sebagai inti cerita. Relasi antar pemeran memperkuat pesan tentang pemulihan dan ketabahan.
11. Q&A Populer Seputar Rekomendasi Film Ramadan
Q: Film apa yang cocok ditonton saat Ramadan
A: Film bertema religi, keluarga, dan perjuangan batin sering dipilih karena sejalan dengan suasana reflektif bulan puasa.
Q: Mengapa film religi diminati saat puasa
A: Karena cerita yang disajikan dekat dengan nilai keimanan, kesabaran, dan makna hidup.
Q: Apakah film Ramadan selalu bertema agama
Tidak selalu, namun umumnya mengandung pesan moral dan spiritual yang kuat.
Yuk, baca artikel seputar rekomendasi film Indonesia lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
Berita Foto
(kpl/vna)
Advertisement
