Sering Bermain Film Action, Apa Alasan Verdi Solaiman?

Sabtu, 10 Oktober 2015 22:15 Penulis: Natanael Sepaya
Sering Bermain Film Action, Apa Alasan Verdi Solaiman? Verdi Solaiman © KapanLagi.com/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Kalau kamu termasuk moviegoers sejati, nama Verdi Solaiman pasti sudah tidak asing lagi. Yap, wajah aktor kawakan yang satu ini memang cukup sering menghiasi berbagai film besar Tanah Air.

Tapi sadar atau tidak, Verdi Solaiman sebenarnya lebih sering tampil di film-film yang bertemakan action dan fighting. Lalu, apa memang seorang Verdi Solaiman lebih tertarik dengan film bertema seperti itu?

"Sebenarnya sih nggak saya rencanakan. Jadi saya di awal-awal karir, emang saya pulangnya agak telat ke Indonesia. Jadi pas umur 30 itu saya baru main film pertama, JAKARTA UNDERCOVER. Ya saya cuman menghindari peran-peran yang stereotype yang misalnya mencari karakter Chinese atau Asian Look. Saya nggak mau kalau ada film yang mencari peran-peran Chinese baru saya dipanggil. Jadi saya coba bongkar itu lah," ujar Verdi Solaiman saat diwawancarai tim KapanLagi.com® beberapa waktu lalu.

Tidak terjebak dalam peran yang stereotype itu penting bagi seorang aktor © KapanLagi.com/Budy SantosoTidak terjebak dalam peran yang stereotype itu penting bagi seorang aktor © KapanLagi.com/Budy Santoso

Walau begitu, aktor yang juga berperan dalam film 3 ini rupanya bersyukur dengan semua peran yang ia dapat dalam film action. Selain karena merasa tokoh antagonis terkadang lebih keren, ia pun tidak selamanya terjebak dalam peran sebagai penjahat.

"It's fine, kalau saya malah lebih seneng dapet peran antagonis karena kadang-kadang karakter penjahat itu lebih keren daripada jagoan. Terus event akhir tahun sama tahun depan saya ada project film yang emang action. Ada yang jadi jagoan, ada yang jadi penjahatnya. Jadi ya itu untungnya saya tidak terjebak di peran yang stereotype," pungkas Verdi Solaiman.

Kalau melihat jawaban Verdi Solaiman, tidak berlebihan kalau rasa salut dilayangkan padanya. Pasalnya, melihat seorang aktor berperan sebagai tokoh yang stereotype atau itu-itu saja tentu akan terasa membosankan bukan? :)

(kpl/ntn)

Editor:

Natanael Sepaya


REKOMENDASI
TRENDING