FILM INDONESIA

Sinopsis Film 'LIAM DAN LAILA', Angkat Kisah Cinta Beda Budaya

Kamis, 04 Oktober 2018 16:17 Penulis: Tyssa Madelina

Courtesy of Mahakarya Pictures

Kapanlagi.com - Drama yang mengangkat tentang kisah cinta beda strata maupun budaya belakangan memang menjamur dan mulai digemari oleh penikmat film Tanah Air. Namun di LIAM DAN LAILA, sutradara Arief Malinmudo mampu menghadirkan nuansa berbeda dengan mengangkat tradisi dari daerah Minang, Sumatera Barat.

LIAM DAN LAILA bercerita tentang seorang gadis asli Minang bernama Laila (Nirina Zubir). Keluarga Laila dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan, termasuk soal urusan pernikahan.

Lantaran sang adik Pian (Praz Teguh) segera menikah maka mau tidak mau ia harus mengalah dan menunggu kakaknya terlebih dahulu. Di sisi lain, ada sosok laki-laki yang menyukai Laila bernama Liam (Jonatan Cerrada). Mereka berkenalan lewat media sosial Facebook.

1. Beda Negara

Liam tampaknya serius menjalin hubungan dengan Laila. Dilihat dari usahanya yang rela datang jauh-jauh ke Indonesia dan berniat meminang Laila. Bahkan Liam juga mau memeluk dan memperdalam ilmu agama Islam.

Sayang kesungguhan hati Liam tak mendapat restu dari keluarga besar Laila. Mereka menilai keduanya terlalu berbeda, salah satu yang dipermasalahkan adalah adat dan kebudayaan. Namun tentu saja Liam tak pernah menyerah, ia bahkan meminta bantuan dari Jamil (David Chalik) untuk meluluhkan hati keluarga Laila.

Lantas bagaimana kelanjutan kisah cinta keduanya? Akankah Liam dan Laila mampu bersatu di tengah perbedaan budaya yang menghalangi? Jangan sampai melewatkan film ini di bioskop kesayanganmu ya, KLovers!

2. Pembuktian Diri Nirina Zubir

Wanita kelahiran Madagaskar ini memang menguasai setidaknya lima bahasa asing namun ketika dihadapkan dengan bahasa ibunya, dia merasa cukup kelimpungan. Untungnya sang sutradara, Arief Malinmudo, banyak membantu Nirina selama proses reading.

"Untung sutradaranya hands on banget sampai aku minta voice note tekanan, pakemnya, cengkok kayak gimana. Setiap mau tidur dengar suara sutradara di kuping, dihafalkan, diresapi dan dipelajari. Banyak tanya juga biar nggak sesat di jalan," ungkapnya.

 


REKOMENDASI
TRENDING