Jajah Hollywood, Meksiko Buktikan Dominasinya di Oscars 2015

Rabu, 25 Februari 2015 10:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Jajah Hollywood, Meksiko Buktikan Dominasinya di Oscars 2015 Alejandro Inarritu/©AFP
Kapanlagi.com - Malam penganugerahan piala Oscars 2015 yang dihelat pada 23 Februari kemarin mengukir sejarah bagi negara Meksiko. Pada gelaran ajang penghargaan bagi insan perfilman dunia ke-87 ini, sutradara Alejandro Gonzalez Inarritu berhasil menyabet gelar Best Director atas kerja kerasnya dalam BIRDMAN. Yang lebih membanggakan lagi, film besutannya juga berhasil membawa pulang penghargaan dalam kategori paling ditunggu setahun ini, Best Picture.

Dilansir The Hollywood Reporter, rakyat Meksiko begitu gembira dan bangga. Dalam 10 besar trending topics Twitter di Meksiko, 9 di antaranya terkait dengan Oscars 2015. Tak hanya sukses menggondol dua penghargaan, BIRDMAN berhasil menyabet Best Original Screenplay mengalahkan FOXCATCHER. Kesuksesan Alejandro ini melanjutkan dominasi sutradara Meksiko dalam Oscars setelah kemenangan Alfonso Cuaron (GRAVITY) tahun lalu.

Selain itu, BIRDMAN juga berhasil menggandakan kemenangannya dengan meraih Best Cinematography, yang diraih oleh Emmanuel Lubezki. Ia adalah sineas yang juga memfilmkan GRAVITY dan telah menyabet gelar ini selama dua tahun berturut-turut. Oscars 2015 memang memberikan Meksiko kegembiraan yang luar biasa.

Alejandro Gonzales Inarritu dan Michael Keaton yang gembira saat BIRDMAN menyabet Best Picture/©AFPAlejandro Gonzales Inarritu dan Michael Keaton yang gembira saat BIRDMAN menyabet Best Picture/©AFP

Aktor Gael Garcia Bernal (MOZART IN THE JUNGLE) yang membintangi film debut Alejandro, AMORES PERROS, meluapkan kegembiraannya atas kemenangan sutradara hebat ini. Ia sangat terharu dan sempat menangis melihat kawannya berada di atas panggung Oscars 2015.

Selain berita bahagia ini, trending topic kontroversial lainnya adalah guyonan 'Green Card' yang dilontarkan Sean Penn saat membuka amplop dan mengumumkan kemenangan Alejandro. "Who gave this son of a b**ch a green card? (Siapa yang memberikannya Green Card?)," ucapnya. Alejandro tak tersinggung dan menanggapi santai jika itu adalah guyonan Sean yang sangat terkejut dengan kemenangannya.

Tak kalah hot adalah pidato kemenangan Alejandro yang menyoroti kebijakan politik Amerika Serikat terhadap para imigran Meksiko serta kurangnya keadilan sosial di negaranya sendiri. Alejandro, Alfonso Cuaron, dan Guillermo del Toro dikenal sangat kritis terhadap pemerintahan Meksiko atas ketidakmampuannya mengatasi masalah narkotika dan kekerasan.

Namun, seolah larut dalam euforia, presiden Meksiko Enrique Pena Nieto, mengucapkan selamat kepada Emmanuel Lubezki dan Alejandro Inarritu atas kemenangannya. Kita tunggu saja, apakah karya terbaru Guillermo del Toro, PAN'S LABYRINTH, mampu memenangkan Oscars tahun depan, sehingga dominasi mereka terus berlanjut.

(the/tch)


REKOMENDASI
TRENDING