Hakim PT London Putusakan Brown Tak Bersalah
Kapanlagi.com - Hakim pengadilan tinggi London, Jumat (07/04), akhirnya pemberikan memberikan keputasannya bahwa pengarang The Da Vinci Code, Dan Brown tak terbukti melanggar hak cipta.
Keputusan hakim tersebut secara tegas menyebut bahwa Brown dalam bukunya The Da Vinci Code tidak melanggar hak cipta dari buku yang hampir serupa dengan karangan Michael Baigent dan Richard Leigh yang pada tahun 1982 meluncurkan buku berjudul The Holy Blood and the Holy Grail.
Baigent dan Leigh selain menuntut Brown juga melakukan tuntutan serupa kepada Random House yang menjadi penerbit.
Dalam salah satu kesaksiannya Baigent dan Leigh berargumen bahwa Brown menjiplak tema central dari buku mereka.
Advertisement
Namun Hakim Smith dalam keputusanya menyatakan bahwa buku karangan Baigent dan Leight yang berjudul The Holy Blood and the Holy Grail tidak memiliki tema sentral seperti yang disebut dalam argumentasi itu, serta memerintahkan mereka untuk membayar 85% atau sebesar 1.3 juta poundsterling dari pengeluaran Random House dalam kasus ini.
Dengan adanya purusan tersebut maka sekaligus akan memuluskan jalan film Da Vinci Code, yang dibintangi oleh aktor Tom Hanks dan Audrey yang akan diluncurkan bulan Mei mendatang.
Novel The Da Vinci Code masih menduduki puncak 10 buku terlaris di AS dan The Holy Blood and the Holy Grail kembali masuk dalam daftar 40 buku terlaris karena kontroversi ini.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(jak/lpk)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor










































