4 Jam Diperiksa, Vicky Shu Bantah Diendorse First Travel

Senin, 02 Oktober 2017 21:45 Penulis: Guntur Merdekawan
4 Jam Diperiksa, Vicky Shu Bantah Diendorse First Travel Vicky Shu © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Selama kurang lebih 4 jam, penyanyi Vicky Shu menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin (2/10). Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel.

Penyanyi yang baru saja melepas masa lajangnya pada tanggal 23 September lalu itu mengakui telah menggunakan jasa First Travel sebanyak dua kali. Namun, Ia tegas membantah bahwa keberangkatannya ke tanah suci karena diendorse oleh biro perjalanan milik Anniesa Hasibuan tersebut.

Vicky juga mengaku jika dirinya telah membayar full semua perjalanan umrahnya. Bahkan saat menjalankan ibadah umrah untuk kedua kalinya pada tahun 2017, pelantun Mari Bercinta 2 itu bersedia memberikan sebuah testimoni video mengenai fasilitas yang disediakan First Travel untuk para jamaah.

"Saya berangkat umrah sama First Travel dua kali. Sama seperti jamaah lain saya tidak diistimewakan. Yang (umrah) kedua justru saya ditambah untuk membantu para jamaah itu untuk sharing apa nih pengalamannya, makanannya cukup enak nggak, hotelnya enak nggak lokasinya enak nggak. Itu saya bantu untuk sharing," ujar Vicky Shu.

"Saya tidak full endorsement. Untuk keseharian saja saya nggak terima endorsement, apalagi buat ibadah ya. Alhamdulillah kebetulan saya niat mau berangkat ibadah. Tadinya saya sama ibu saya mau menggunakan jasa travel lain, tapi mbak Anniesa bilang saya mau berangkat. Gimana kalau sekalian saja bantu blusukan. Untuk menanyakan jamaah-jamaah yang lain," lanjutnya.

Vicky diperiksa selama 4 jam © KapanLagi.com®/Akrom SukaryaVicky diperiksa selama 4 jam © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya


Selama 4 jam diperiksa, ada sekitar 15 pertanyaan yang diberikan oleh penyidik kepada Vicky. Pemeriksaan pun berjalan lancar bahkan cukup santai sambil ngopi.

"Sebenarnya pertanyaannya nggak banyak ya sambil ngopi juga yang mungkin ada istirahat ya, ibadah, ngopi-ngopi santai ngobrol supaya detail bisa tertulis dengan baik dan benar tanpa ada yang kurang. Saya lupa karena sambil ngobrol sambil menceritakan kronologis jadi lebih kepada saya menceritakan semuanya sedetail mungkin. Terus saya menceritakan masalahnya apa. Nanti dirangkum, ada bab-babnya saya kurang ingat mungkin ada 10 sampai 15 pertanyaan," papar Vicky.

"Saya berbicara apa adanya, semua kenyataannya. Kalau ada yang perlu ditunjukkan bukti pembayaran atau segala macam saya tunjukkan. Jadi ya memang kita apa adanya saja, karena tujuannya kan sebagai saksi, berbicara berdasarkan apa yang saya paham," pungkasnya.

(kpl/rhm/gtr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING