Agnes Monica dan Inul Daratista Jadi Penulis Jurnal Ilmiah Afrika?
Agnes Monica dan Inul DaratistaKapanlagi.com - Nama penyanyi Agnes Monica dan Inul Daratista mendadak muncul sebagai penulis Jurnal Penelitian Pertanian di Afrika. Lebih mengagetkan lagi, mereka menulis tentang ilmu pangan dan pertanian yang sama sekali jauh dari disiplin ilmu dua nama tersebut. Artikel berjudul Memetakan Lahan Pertanian Indonesia Menggunakan Citra Satelit Berkala itu dimuat di Jurnal Penelitian Pertanian Afrika volume 7 pada 24 Juli 2012 lalu. Karya tulis itu dapat dilihat di situs www.academicjournals.org. Selain tercantum nama Agnes Monica dan Inul Daratista sebagai penulisnya, juga tercantum nama Nono Lee. Setelah itu diikuti oleh lembaga penulisnya, yaitu Institut Dangdut, Jalan Tersesat Nomor 100, Jakarta 10000, Indonesia. Artikel tersebut diterima oleh pemilik jurnal pada 22 Juni lalu. Isi artikel menjelaskan cara memetakan lahan pertanian tersebar di Indonesia menggunakan bantuan teknologi citra satelit. Selain itu, metode itu penting buat menjaga pasokan beras demi memenuhi kebutuhan nasional. Di akhir ditulis para penulis berterima kasih kepada grup dangdut dan citra dari satelit MODIS. Hingga berita ini diturunkan kedua musikus itu belum memberikan komentar menjawab keraguan banyak kalangan. Karena selama ini baik Agnes maupun Inul lebih dikenal sebagai seorang musisi, dan jauh dari kegiatan ilmiah di bidang pertanian. Peneliti LIPI Adriana Elisabeth menilai tulisan dinilai sekadar mencari sensasi, dengan memanfaatkan dunia internet yang memang memiliki kemudahan untuk diakses. "Tidak ada relevansinya, tidak ada latar belakangnya pemilik jurnal itu adalah Agnes dan Inul. Kita tidak butuh sensasi," kata Peneliti LIPI, Adriana Elisabeth kepada merdeka.com, Rabu (29/8). Sementara Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando keheranan mengetahui nama dua musisi itu tertulis di jurnal luar negeri. Jika kedua musisi itu mengaku tidak ikut terlibat dalam penulisan jurnal, penulis bisa dikategorikan melanggar prinsip dan etika ilmiah. "Berarti kebohongan kepada publik. Memang tidak ada hukuman, namun jika penulis seorang guru besar, bisa saja gelarnya dicabut. Atau jika dirinya seorang dosen, bisa dipecat dia," katanya, Rabu (29/8).
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/dar)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor















































