Alasan Sarwendah Pindah Rumah, Keamanan Keluarga hingga Dugaan Debt Collector

Alasan Sarwendah Pindah Rumah © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Kapanlagi.com - Sarwendah mengambil langkah pindah dari rumah yang selama ini ditempati bersama anak-anak. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, keputusan itu disebut berangkat dari pertimbangan keamanan dan kondisi yang dinilai tidak lagi kondusif bagi keluarga.
"Situasi-situasi yang tidak aman seperti ini yang tidak baik bagi anak-anak. Ada pihak-pihak lain lah yang mencari orang lain yang enggak ada lagi di rumah itu gitu ya," ujar Chris Sam Siwu.
Chris menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026). Ia juga memaparkan temuan dari rekaman CCTV yang mengarah pada dugaan kedatangan debt collector ke rumah lama Sarwendah.
Advertisement
1. Pindah Demi Kenyamanan dan Keamanan Anak

Menurut Chris, suasana di rumah lama membuat Sarwendah merasa tidak nyaman untuk membesarkan anak-anaknya. Kondisi yang disebut tidak aman menjadi alasan utama kliennya memilih segera pindah.
Ia menyebut terdapat pihak yang datang mencari seseorang yang sudah tidak lagi tinggal di alamat tersebut. Situasi itu dipandang berpotensi mengganggu ketenangan keluarga, terlebih bagi anak-anak.
Paparan ini disampaikan Chris saat bertemu media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (22/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan keselamatan dan kenyamanan keluarga menjadi prioritas.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Dugaan Debt Collector Berdasar Rekaman CCTV
Chris juga mengungkap adanya kejadian yang terekam CCTV di rumah lama. Dari rekaman tersebut, pihaknya menduga ada debt collector yang datang untuk menyampaikan tagihan.
Ia merinci momen itu terjadi belum lama ini, sekitar 11 Juli, pada malam hari. Berdasarkan catatan waktunya, sekitar lima orang terlihat mendatangi rumah pada pukul 21.52 WIB.
"Kita juga bawa nih, ini masih hangat belum lama ya, kira-kira 11 Juli. Diduga debt collector memang datang ke rumah menyampaikan adanya tagihan. Lebih kurang ada lima orang yang mendatangi jam 21.52 WIB," ungkap Chris.
3. Informasi Ancaman Lelang oleh Bank
Selain isu keamanan, Chris menyebut Sarwendah menerima informasi bahwa rumah tersebut terancam dilelang oleh pihak bank. Situasi ini menjadi pertimbangan tambahan bagi kliennya untuk tidak mempertahankan aset itu.
Chris mengatakan Sarwendah tidak ingin menerima pembagian harta bersama (gono-gini) untuk aset yang sudah diwarnai persoalan. Pilihan yang diambil adalah tidak memperpanjang masalah serta fokus pada langkah yang dianggap paling aman.
"Klien kami mendapat informasi bahwa rumah itu sudah harus dilelang. Jadi klien kami tidak mau dong diberikan gono-gini yang seperti itu. Jadi ya sudahlah, enggak mau ambil pusing," lanjut Chris.
4. Penjelasan ke Anak
Di sisi lain, Sarwendah menyadari keputusan pindah rumah bukan hal yang mudah untuk anak-anak. Ia menyebut perlu waktu dan cara yang tepat agar penjelasan bisa dipahami tanpa menimbulkan persepsi negatif terhadap siapa pun.
"Pasti butuh perjuangan saya ya untuk menjelaskan kenapa harus pindah. Saya akan menjelaskan seminim mungkin, sebaik mungkin tanpa memojokkan satu sama lain," kata Sarwendah.
5. Komunikasi dengan Ruben Onsu
Chris menegaskan langkah pindah ini diambil agar Sarwendah dan anak-anak bisa menjalani kehidupan lebih tenang. Ia menambahkan bahwa kliennya juga telah memberitahukan keputusan ini kepada mantan suaminya, Ruben Onsu.
"Klien kami dengan finansial yang sudah mandiri, ya, klien kami lebih baik untuk pindah. Untuk mencari apa? Mencari kebahagiaan dengan anak-anak," tegas Chris.
"Klien kami sudah hidup dengan anak-anaknya dan juga terkait perpindahannya pun sudah diinformasikan kepada mantan suaminya," ujar Chris.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/rsp)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng















































