Aleta Molly Kunjungi Lokasi Eksekusi Mati Leluhurnya

Minggu, 22 Oktober 2017 09:08 Penulis: Wulan Noviarina
Aleta Molly Kunjungi Lokasi Eksekusi Mati Leluhurnya Aleta Molly ©KapanLagi.com®/Adhib Mujaddid

Kapanlagi.com - Kesempatan mengunjungi Lhoksemawe tak disia-siakan oleh Aleta Molly dan rombongannya. Pada hari kedua kunjungannya, mereka berkeliling mengunjungi beberapa tempat bersejarah. Terik matahari yang menyengat sama sekali tak menghalangi niat mereka.

Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah lokasi eksekusi tembak mati sang pahlawan asal Aceh, Teuku Cik Ditinong. Beliau merupakan suami Pahlawan Nasional, Cut Meutia. Bersama salah seorang kawannya, Cik Ditinong dieksekusi karena bersikeras menolak menyerah pada Belanda. Seperti yang kita ketahui, Cut Meutia merupakan nenek buyut Aleta.

"Beliau dieksekusi mati oleh Belanda karena dianggap mengorganisir pembantaian pasukan Belanda," kata Teuku Rusli, Kakek Aleta.

Aleta Molly kunjungi makam leluhurnya di Lhokseumawe ©KapanLagi.com®/Adhib MujaddidAleta Molly kunjungi makam leluhurnya di Lhokseumawe ©KapanLagi.com®/Adhib Mujaddid


Hari itu, Aleta ditemani oleh artis-artis lain, yakni Erevano dan Ozy Syahputra. Mereka tampak antusias mendengarkan cerita yang disampaikan oleh Teuku Rusli. Beberapa saat kemudian, rombongan melanjutkan perjalanannya ke makam Teuku Cik Ditinong. Di sana rombongan yang berjumlah puluhan orang ini memanjatkan doa bersama baik untuk Teuku Cik Ditinong maupun Cut Meutia.

"Cut Meutia itu adalah sosok pejuang wanita yang tangguh yang sangat mementingkan kepentingan masyarakat, rakyat demi memperjuangkan kemerdekaan. Jadi beliau itu bener-bener tak memikirkan hal lain, hanya berjuang," tutur Ibunda Aleta Molly, Dini Hari Usman. "Dia itu wonder woman bagiku," tambah Aleta.

Menjelang sore, rombongan meneruskan perjalananya ke salah satu tempat penting di Aceh, yakin makam Malikus Saleh, salah satu sosok pertama yang menyebarkan Islam di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Semua tampak antusias, terutama Erevano yang kebetulan baru beberapa bulan ini memeluk Islam.

Erevano ikuti kegiatan Aleta di Lhokseumawe ©KapanLagi.com®/Adhib MujaddidErevano ikuti kegiatan Aleta di Lhokseumawe ©KapanLagi.com®/Adhib Mujaddid


"Ini pengalaman yang nggak biasa. Apalagi secara pribadi aku adalah seorang mualaf, baru sekitar lima bulan yang lalu. Dan bisa nyampai di sini, pengalaman luar biasa," kata Erevano.

"Banyak banget yang aku pelajari di sini. Walau aku keturunan Aceh, tapi baru pertama kali ini aku ke sini karena aku lahir di Jakarta," sambung Aleta.

Setelah menyempatkan untuk membeli souvenir dan oleh-oleh khas Lhoksemawe, rombongan pun mengakhiri rangkaian turnya dan kembali ke hotel untuk beristirahat. Rencananya, besok mereka bakal menggelar haul 107 tahun meninggalnya Cut Meutia di daerah Pirak Timur.

(kpl/adb/phi)

Reporter:

Adhib Mujaddid


REKOMENDASI
TRENDING