CLOSE

Arafah Rianti Beberkan Modal Rental PS, Setara Mobil Mewah

Arafah Rianti Beberkan Modal Rental PS, Setara Mobil Mewah
Arafah Rianti - instagram.com/arafahrianti

Kapanlagi.com - Selain meniti karier sebagai komika, Arafah Rianti serius menggarap bisnis rental PS. Usahanya terus bertambah cabang dan merambah kawasan sekitar Jakarta serta Depok.

"Store kedua di Depok, store ketiga di Pamulang, store keempat di Cinere," ujar Arafah Rianti saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Di balik perluasan jaringan tersebut, Arafah menyebut kebutuhan modal untuk perangkat dan penunjang operasional sangat besar. Jika dihitung, investasinya bisa setara harga sebuah mobil mewah.

1. Rute Ekspansi: Depok, Pamulang, Cinere

Arafah Rianti menjabarkan urutan pembukaan gerainya, mulai dari Depok untuk cabang kedua, dilanjut Pamulang, lalu Cinere. Tiga titik itu menambah jejak usahanya di sekitar Jakarta dan Depok.

Informasi tersebut ia sampaikan saat bertemu media di kawasan Warung Buncit. Di kesempatan yang sama, Arafah menegaskan cabang-cabang baru itu hadir mengikuti kebutuhan pasar di wilayah penyangga ibu kota.

Dengan tambahan gerai di Depok, Pamulang, dan Cinere, jaringan rental PS yang ia kelola bertumbuh dari satu lokasi menjadi beberapa cabang dalam kurun waktu yang berdekatan.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

Arafah menuturkan biaya perangkat untuk satu gerai bukan angka kecil. Komponen seperti konsol, aksesori, hingga penunjang performa membutuhkan alokasi modal khusus yang tidak sedikit.

"Aduh mahal banget. Lu bayangin harga RAM gua berapa, harga PS berapa terus dikali 40 pcs terus ntar lu hitung sendiri lah kira-kira dapet mobil," jelas Arafah Rianti.

Ia mencontohkan, kebutuhan RAM dan unit PS yang mencapai puluhan unit membuat total belanja awal melonjak. Jika ditotal, nilainya disebutnya bisa menyamai harga sebuah mobil.

Besarnya investasi itu menjadi salah satu alasan Arafah menata pembukaan cabang secara bertahap, memastikan setiap gerai memiliki perangkat memadai sebelum beroperasi penuh.

3. Sempat Coba FnB, Lalu Rehat

Di luar rental PS, Arafah pernah menjajal usaha kuliner. Namun untuk sementara, langkahnya di segmen tersebut dihentikan lebih dulu.

"Iya, karena menurut aku bisnis yang paling susah itu FnB karena menurut aku semua makanan enak ya, jadinya FnB tuh susah kayak Duday Cumi gitu apa. Masih stop sebentar, ntar kalau emang harganya sudah stabil," ungkap Arafah Rianti.

Arafah menyebut persaingan dan perubahan harga bahan baku membuatnya menunda kelanjutan bisnis makanan. Ia memilih menunggu situasi harga lebih stabil sebelum memutuskan langkah berikutnya.

4. Ide Usaha Halda dan Kebiasaan Pelanggan di Gerai PS

Kesuksesan Arafah turut mendorong sang adik, Halda Rianta, untuk menimbang rencana berwirausaha. Ia mulai menampung sejumlah ide yang bisa dijalankan.

"Mau, tapi nggak tahu mau bisnis apa, belum kepikiran gua. Laundry koin ya? Iya bener bener, boleh juga tuh. Fotobox aja fotobox, sama foto inian yang pakai iPad, bener makasih deh," kata Halda Rianta.

Di sisi lain, Arafah mencatat kebiasaan unik para pelanggan di gerai rental PS miliknya. Beberapa pengunjung kerap memanfaatkan ruang tersebut untuk bermalam.

"Ada pasti, selalu ada. Di rental PS gua pasti ada yang menginap karena banyak orang yang merasa rumahnya itu bukan rumah sebenarnya," pungkas Arafah Rianti.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending