Begini Kronologi Penahanan Ustaz Solmed Oleh Imigrasi Singapura

Senin, 12 Juni 2017 06:43 Penulis: Cinthya Septavy
Begini Kronologi Penahanan Ustaz Solmed Oleh Imigrasi Singapura Ustaz Solmed © KapanLagi.com®/ Bambang E Ros

Kapanlagi.com - Ustaz Solmed tak pernah menyangka bahwa kepergiannya ke Singapura kali ini akan berakhir dengan penahanan pihak Imigrasi kepadanya. Berawal dari ingin menjenguk seorang kawan sang ayah, suami dari April Jasmine itu lantas digelandang oleh pihak Imigrasi untuk selanjutnya diinterogasi oleh kepolisian Singapura, seperti penuturannya berikut:

"Yang pertama dalam rangka menjenguk kawan ayah saya yang lagi sakit, makanya saya ambil tiket yang berangkat pagi pulang sore.
Karena malamnya udah ada acara. Sampai di Singapura saya sudah boleh masuk sebelumnya karena sudah dicap oleh imigrasi. Tidak lama setelah saya keluar saya diambil dibawa oleh petugas imigrasi. Sampai di ruang interogasi nah ternyata yang menginterogasi bukan petugas imigrasi tapi polisi Singapura," ujar Ustad Solmed saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat, (10/6/2017).

"Ke Singapura itu tempat yang dekat, karena murah juga tiketnya. Artinya perjalanan saya ke Singapura itu bukan sekali, tapi berkali-kali dengan orangtua dan anak. Makanya saya kaget. Kok tumben-tumbenan yang saya sebetulnya sudah sering ke sini. Tidak ada pernyataan kenapa saya ditangkap, kenapa bisanya diperlakukan seperti ini," imbuhnya.

Ustaz Solmed akui tak tahu penyebab dirinya ditahan Imigrasi Singapura © KapanLagi.com®/ Bambang E RosUstaz Solmed akui tak tahu penyebab dirinya ditahan Imigrasi Singapura © KapanLagi.com®/ Bambang E Ros


Tentu saja kejadian tersebut membuat ustaz Solmed tercengang. Pasalnya ia sebelumnya cukup sering berkunjung ke Singapura namun baru kali ini mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan. Hingga akhirnya dilepaskan, pria 34 tahun itu masih tetap tak tahu menahu penyebab ia sempat ditahan.  

"Yang ada hanya pertanyaan. Mulai dari nama, anak, istri, pekerjaan kemudian medsos, FB, no telp, HP saya diambil, periksa dompet berapa buat yang saya bawa. Tidak ada penjelasan apapun kenapa saya ditangkap. Hanya ada pertanyaan. Boleh nanya, gak boleh ditanya.
Saya bertanya, wajar dong saya bertanya seperti itu, karena saya merasa apa yang harus terjadi pada saya sampai saya diperlakukan seperti ini. Pertanyaan itu dijawab, 'kamu diam'. Jangan banyak bicara, tenang. Ya namanya di negeri orang kita diam aja udah," ungkapnya.

"Saya dilepas cuma dikasih jawaban, 'You clear', kamu boleh pulang, kamu bisa kumpul sama anak dan istri. Saya gak tanya lagi. Dari pada saya nanya lagi dan dibawa lagi apa yang ditanya apa pula yang dijawab. Ya sudahlah yang penting gue pulang deh," tandasnya lega.

(kpl/far/cvn)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING