SELEBRITI

Chef Renatta Moeloek Pernah Jadi Korban Kebakaran Gas Meledak, Nyaris Gak Bisa Sekolah Masak

Selasa, 20 Oktober 2020 15:10

Renatta Moeloek (credit: youtube.com/Arnold Poernomo)

Kapanlagi.com - Chef Renatta Moeloek baru saja jadi bintang tamu di vlog rekannya di Masterchef Indonesia, Chef Arnold Poernomo. Keduanya pun terlibat pembicaraan seru terkait profesi mereka sebagai koki dan influence yang diberikan buat dunia kuliner di Indonesia.

Chef Arnold pun juga membacakan beberapa pertanyaan dari netizens. Salah satunya ada pertanyaan unik apakah seorang chef juga bisa kecipratan minyak saat di dapur. Chef Arnold pun lalu bilang kalau Renatta nggak cuma kena minyak bahkan pernah terbakar api. Ia lalu minta chef cantik itu buat cerita peristiwa kala Renatta baru 18 tahun itu.

"Jadi banyak orang mikirnya, 'Oh ada luka bakar ya? Pasti dari pekerjaan', nggak. Gue lagi di apartemen. Pokoknya yang ketutupan celana aman. Dari sini (lengan kanan sampai perut) sebadan kena. Untungnya kanan doang," kata Chef Renatta mengawali.

1. Nggak Terlupakan

Namanya orang kena luka bakar, wajar kalau meninggalkan trauma. Untungnya kejadian itu tidak membuat Chef Renatta trauma. Buktinya ia bisa jadi salah satu koki terkenal di Indonesia saat ini.

"Tapi it's very very memorable. Trauma ngelihat api sama kompor, nggak. Tapi kalau ada gas bocor, bau gas aja tuh, pasti kayak mundur-mundur. Justru jadinya lebih careful sekarang sama gas," jelasnya.

2. Sempat Hampir Nggak Bisa Sekolah

Kejadian tersebut memang tidak meninggalkan trauma, tapi sempat membuatnya nyaris gagal belajar masak di Prancis. Beruntungnya Chef Renatta masih diberi kesempatan buat sekolah di sana setelah sembuh dari perawatan luka bakarnya.

"Waktu itu gua baru mau ke Paris, baru mau ngambil culinary school. Gue udah apply, harusnya tuh masuknya awal-awal tahun. Terus gua kecelakaan. Itu sempat drama dulu tuh soalnya dari sekolahnya nggak boleh minta mundur. Kalau udah masuk ya harus masuk, kalau nggak angus. Kita bujuk-bujuk lah sampai dokternya juga ngeluarin surat, sampai ada report-report progress penyembuhannya gimana, sampai foto-fotonya dikirim ke sekolah, biar ngerti. Terus ya udah ngerti. Jadi pas gue masuk sekolah tuh, kayak guru-guru di situ tahunya, 'Oh ini anak yang kemarin kebakaran'," ceritanya.

3. Yang Bikin Stres

Chef Arnold bertanya apakah itu salah satu momen terendah dalam kehidupan Renatta. Daripada merasa karirnya gagal di bidang kuliner, Chef Renatta justru merasakan stres lain semasa dirawat karena luka bakar.

"Yang bikin gue stres pas di rumah sakit. Bukan karena karir gua atau hidup gua sama sekali. Tapi kalo lo kena luka bakar, lo masuk rumah sakit yang bagian gedung isolasi. Jadi gua ada di satu ruangan sama belasan orang korban luka bakar yang lain. Jadi kalo berbulan-bulan lo ada di situ, tiap hari lo bangun yang lo denger ada yang teriak-teriak lagi diganti perbannya, ada yang lagi nangis-nangis. Sebelah gua waktu itu mukanya udah nggak kelihatan, dia nangis-nangis karena baru tunangan, dia takut ditinggal. Jadinya it's the depression of the place," ungkapnya.

Beruntungnya Chef Renatta kesayang kita semua nggak pernah menyerah. Semoga tetap sehat dan selalu berhati-hati ya, Chef!


REKOMENDASI
TRENDING