Cucu Lahir Prematur & Meninggal, Nia Daniati: Allah Lebih Sayang

Sabtu, 27 Juni 2015 04:50 Penulis: Nadia Adibie
Cucu Lahir Prematur & Meninggal, Nia Daniati: Allah Lebih Sayang Nia Daniati. Foto: KapanLagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Kabar duka kini tengah menyelimuti penyanyi senior Nia Daniati. Mantan istri Farhat Abbas itu baru saja kehilangan cucu keduanya yang ternyata kembar. Ia pun menggelar sebuah acara tujuh harian untuk mendoakan sang cucu.

"Ada acara tahlil tujuh harian cucu saya, ada buka puasa, ada anak yatim dan kerabat," ungkap Nia saat dijumpai di kawasan Kemang Utara, Jakarta Selatan, Kamis (25/6).

Berita sedih ini berawal saat putri Nia, Oi, harus operasi karena mengalami pecah ketuban di usia 6 bulan kehamilan keduanya. "Nggak keguguran, karena lahir, sempat ketemu. Mereka hidup hanya beberapa saat, kondisinya karena aku kecapekan mungkin. Itu rahasia Yang Di Atas kenapa diambil, mungkin lahirnya enam bulan, sudah pecah ketuban dan harus operasi," kenang Oi sedih.

Nia Daniati sudah ikhlaskan kepergian cucu keduanya. Foto: KapanLagi.com®/Budy SantosoNia Daniati sudah ikhlaskan kepergian cucu keduanya. Foto: KapanLagi.com®/Budy Santoso

Lebih lanjut Oi mengaku bahwa dirinya merasa sangat sedih dengan kejadian ini. Namun Nia dan Oi mengaku ikhlas dan mengambil hikmahnya.

"Yang pasti namanya ibu pasti sedih, rasanya kehilangan beberapa hari ini sempat merasa sepi, karena biasanya ada yang nendang. Kalau lahir pasti sudah main di rumah. Tapi coba diikhlaskan, diingat kalau mereka diambil, Allah lebih sayang," ungkapnya lebih lanjut.

Namun yang patut disyukuri kini adalah kondisi putri Nia Daniati yang sudah membaik. Meski perasaan sedih itu masih ada, terlebih saat mengenang bahwa calon bayi merupakan sosok kembar.

"Kondisi ini mendadak. Mereka lahir di usia 6 bulan. Enggak ada persiapan, sudah mempersiapkan kita akan punya anak laki kembar," pungkas Oi.

Kini, Oi pun mengaku ingin banyak-banyak berdoa bagi ketenangan almarhum bayinya tercinta. "Sudah sempat ke makam. Awalnya pengin langsung ke makam dari RS. Aku nggak sempat kuburin bareng, tapi aku masih dirawat, sudah sempat nangis di sana. Yang penting doa. Kalau dengar kata makam, bawaannya ingin peluk," lanjut Oi.

(kpl/aal/nad)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING