Denada Bahas Skill Masak, Akui Bukan Passion dan Hopeless Soal Rasa

Denada Bahas Skill Masak, Akui Bukan Passion dan Hopeless Soal Rasa
Denada Bahas Skill Masak, Akui Bukan Passion dan Hopeless Soal Rasa © instagram.com/denadaindonesia

Kapanlagi.com - Denada kembali jadi perbincangan usai video memasaknya ramai di media sosial. Dalam unggahan itu, ia tampak kebingungan dan kurang cekatan saat mengolah bahan di dapur. Denada lalu menegaskan bahwa memasak memang bukan keahliannya.

"Memang pada aslinya aku nggak bakat masak. Itu bukan passion-ku," ujar Denada saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.

1. Di Rumah Tangga, Masak Dipegang Mantan Suami

Dapur Denada © instagram.com/denadaindonesia

Pengakuan Denada soal kemampuan memasak bukan hal baru baginya. Sejak lama, ia merasa kurang mahir di dapur dan tidak terbiasa mengolah masakan sendiri.

"Enggak, dari dulu waktu masih nikah sama Mas Jerry pun, yang masak itu Mas Jerry. Aku sendiri lebih senang beli makanan jadi," ucapnya.

Kebiasaan membeli makanan siap santap itu dijalaninya bahkan ketika masih berumah tangga. Sementara urusan menu harian lebih sering ditangani oleh mantan suaminya.

2. Soal Rasa, Denada Mengaku Sudah Pasrah

Meski belakangan sering mengunggah konten memasak, Denada menyebut gerak tangannya tetap tidak luwes. Ia menilai hasil racikannya belum bisa diandalkan dari sisi rasa.

"Jujur, nggak enak lah. Masakanku nggak seenak masakan beneran. Makanya aku sudah hopeless soal rasa," jelasnya.

Ia memilih realistis dengan kemampuan yang ada dan tidak menaruh ekspektasi tinggi pada hidangan buatannya, meski tetap mencoba memasak untuk kebutuhan konten.

3. Komentar Jujur Keluarga Soal Masakan

Keterusterangan Denada mengenai rasa masakannya kerap diikuti masukan tajam dari keluarga. Sepasang kerabat kembar, Romi dan Roni, disebut sering memberi komentar apa adanya.

"Biasanya si kembar, Romi dan Roni. Mereka jujur banget. Pernah masakanku dibilang sangat keasinan, atau pernah juga kebanyakan lada sampai mereka bilang tenggorokan sakit pas makan," katanya.

Menurut Denada, dua contoh kritik itu paling sering ia dengar, mulai dari bumbu yang terlalu asin hingga lada yang berlebihan sehingga membuat tidak nyaman saat dimakan.

Rekomendasi

Trending