Denada Tegaskan Sekolah Aisha Nomor Satu, Izinkan Kejar Karier Setelah Lulus

Denada Tegaskan Sekolah Aisha Nomor Satu © instagram.com/denadaindonesia
Kapanlagi.com - Denada berbagi cara dirinya menjaga keseimbangan antara minat seni Aisha dan pendidikan. Ia menyebut pengelolaan waktu dan prioritas menjadi tantangan tersendiri sebagai orang tua.
"Itu yang agak tricky, karena kalau kita enggak terlalu, aku sih kalau enggak terlalu ngejagain, em kekhawatirannya kan dia jadi asyikan dengan bakat-bakatnya dia itu, tapi akhirnya jadi enggak memprioritaskan sekolahnya," ujar Denada saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2026).
Ia mengaku khawatir jika Aisha terlalu larut mengejar bakat seni hingga menomorduakan sekolah, sehingga sejak awal ia menekankan pentingnya pendidikan.
Advertisement
1. Pendidikan Aisha Tetap Nomor Satu

Denada menegaskan pendidikan menjadi prioritas utama bagi Aisha saat ini, di atas berbagai kegiatan lain yang berkaitan dengan minat seni.
"Sementara kalau aku melihat selalu aku tekankan bahwa nomor satu itu harus tetap sekolah. Sekolah dulu, nomor satu," katanya.
Komitmen tersebut disebutnya berlaku untuk keseharian Aisha, di mana agenda belajar ditempatkan sebagai landasan sebelum aktivitas lain.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Batas Jelas untuk Karier Profesional
Ia menerapkan aturan tegas terkait karier, bahwa Aisha belum boleh bekerja secara profesional sebelum pendidikan dasarnya tuntas. Minat seni saat ini diarahkan sebagai ruang eksplorasi non-komersial.
"Dan buat aku peraturannya tuh jelas tidak boleh tidak boleh berkarier dulu, kerja dulu secara profesional sebelum sekolahnya selesai. Jadi sekarang kalau mau melakoni apa pun, dilakoni boleh, tapi sebatas hobi aja," ujarnya.
Dengan aturan ini, Aisha tetap bisa menyalurkan ketertarikan di bidang seni, namun tanpa komitmen kerja yang mengganggu kewajiban sekolah.
3. Setelah Sarjana, Baru Boleh Serius di Seni
Denada menambahkan, kesempatan untuk menekuni bidang seni secara profesional baru akan diberikan setelah Aisha menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana.
"Kalau nanti udah selesai sekolah, eh udah sarjana, barulah dia kalau mau melaku- em apa namanya? mendalami atau bekerja secara profesional di bidang yang dia passionate, boleh," ucapnya.
Ia menyebut keputusan tersebut disiapkan agar jalan pendidikan Aisha tuntas lebih dahulu, kemudian baru memilih bidang profesional yang diminati.
4. Mulai Mengurangi Aktivitas Non-Akademik
Menjelang ujian kelulusan yang dinilai krusial bagi kelanjutan pendidikan Aisha, Denada sedang membatasi kegiatan sang putri di luar belajar.
"Jadi aku sekarang ini lagi banyak ngerem-ngerem dia. Aku cuma pokoknya belajar dulu, belajar dulu, belajar dulu, eh pastikan bahwa dia bisa eh mendapatkan hasil yang terbaik di ujian akhirnya ini, karena buat aku itu nomor satu sekarang," pungkasnya.
Ia memastikan fokus utama saat ini adalah persiapan ujian akhir, dengan menunda berbagai aktivitas lain demi hasil akademik yang optimal.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/rsp)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor















































