SELEBRITI

Dinar Candy Protes di Pinggir Jalan Pakai Bikini, Kapolres Metro Jaksel: Tidak Mengindahkan Norma Budaya

Kamis, 05 Agustus 2021 20:55

Dinar Candy © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Protes terhadap masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan Dinar Candy berujung hukuman pidana. Artis tersebut ditetapkan sebagai tersangka lantaran melanggar Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Sebagaimana diketahui, saat melakukan aksinya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu kemarin (4/8), Dinar Candy hanya memakai bikini two piece warna merah. Ia juga membawa papan bertuliskan 'Saya Stres Karena PPKM Diperpanjang'.

Ketika ditanya perihal motif, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan masih mendalami lebih lanjut. Namun yang pasti apa yang dilakukan Dinar telah melanggar norma masyarakat.

"Motif masih didalami. Yang jelas apapun yang dilakukan, di Indonesia ada norma, etik, norma budaya yang berlaku di masyarakat kita. Tindakan yang bersangkutan itu tidak mengindahkan norma budaya," katanya, Kamis (5/8) malam.

1. Menjalani Wajib Lapor

Saat menjalani pemeriksaan sejak Rabu (4/8) malam sekira pukul 21.30 WIB, Dinar diungkap dalam kondisi sehat tanpa pengaruh obat-obatan. Saat melakukan aksi protesnya, ia pun sadar sepenuhnya.

"Saat ini kondisi yang bersangkutan normal. Masih dalam keadaan sadar," jelas Kombes Pol Azis Andriansyah.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, namun Dinar tidak ditahan karena bersikap kooperatif. Sebagai gantinya ia akan menjalani wajib lapor.

"Sementara tidak dilakukan penahanan tapi sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ya.. wajib lapor aja," tutupnya.

2. Dinar Kooperatif Selama Pemeriksaan

Sudah ditetapkan sebagai tersangka namun tidak ditahan tentu menimbulkan tanda tanya besar bagi banyak orang. Namun kepolisian menegaskan kalau Dinar bersikap kooperatif selama menjalani masa pemeriksaan.

"Kemungkinan tidak ditahan, karena yang bersangkutan bersifat kooperatif. Sementara tidak ditahan namun ditetapkan sebagai tersangka. Tapi wajib lapor," tutur Azis.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan barang bukti berupa dua ponsel milik Dinar. Ponsel tersebut yang digunakan untuk merekam dan memosting aksi protes di Instagram.

"Ini barang buktinya dua HP milik saudari DM alias DC. Adiknya sementara masih jadi saksi karena yang memvideokan itu adiknya, berdasarkan perintah DC. Tapi yang meng-upload semua di akun Instagramnya adalah saudari DC sendiri," tutup Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

REKOMENDASI
TRENDING