Direhabilitasi Karena Narkoba, Restu Sinaga Masih Bisa Pelesir?

Kamis, 13 Oktober 2016 19:15 Penulis: Risang Sudrajad
Direhabilitasi Karena Narkoba, Restu Sinaga Masih Bisa Pelesir? Restu Sinaga © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Restu Sinaga akhirnya menjalani sidang pertamanya atas kasus kepemilikan narkoba. Seperti diketahui, aktor yang bermain dalam film SUSUK POCONG ini ditangkap polisi di kediamannya pada tanggal 3 Juni 2016 silam.

Dikatakan oleh Jaswin Damanik selaku kuasa hukum Restu Sinaga, sidang pertama ini beragendakan pembacaan dakwaan. Dari situ, diketahui kalau ada beda berat dari barang bukti ganja dengan hasil pemeriksaan di laboratorium.

"Agendanya pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum. Intinya dalam dakwaan itu yang selama ini di penyidikan, barang bukti berupa ganja diduga seberat 10,75 gram. Pas diperiksa di laboratorium, beratnya 1,95 gram. Tidak sesuai dengan waktu penyitaan, bercampur dengan tembakau. Kami tegaskan bukti yang ada itu ganja 1,95 gram. Sisanya tembakau. Beda 7 sekian gram," ujar Jaswin Damanik saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (13/10).

Restu Sinaga jalani sidang pertamanya © KapanLagi.com®/Budy SantosoRestu Sinaga jalani sidang pertamanya © KapanLagi.com®/Budy Santoso



Jaswin juga mengatakan kalau pihaknya juga mengirimkan permohonan agar kliennya dimasukkan program rehabilitasi. Beruntung bagi Restu Sinaga, permohonan tersebut dikabulkan oleh kepolisian dan kemudian dilanjutkan oleh jaksa penuntut umum.

"Berdasarkan bukti yang ada, kami minta rehabilitasi. Oleh pihak kepolisian dikabulkan. Rehabnya dari 5 Agustus sampai sekarang. Pengadilan juga memperpanjang (masa rehabilitasi) di panti yang ada di Lebak Bulus," tambahnya.

Jaswin juga memberikan bantahannya perihal kabar burung yang beberapa waktu ini mengusik Restu Sinaga. Seperti diketahui, Restu Sinaga dikabarkan masih bisa bebas jalan-jalan di masa rehabilitasinya.

"Nggak mungkin, pantinya itu ketat dan dijaga semua. Keluarga mau jenguk harus izin. Penasehat hukum harus nunggu. Ke Singapura fitnah itu, lihat saja paspornya," tandas Jaswin.

(kpl/far/abl)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING