Arlida Putri Tanggapi Santai Kritik Soal Tato, Prioritaskan Kebahagiaan Diri
Arlida Putri tanggapi hujatan netizen soal tatonya. (credit: KapanLagicom/Bayu Purnama)
Kapanlagi.com - Arlida Putri, pedangdut asal Jawa Timur yang lahir pada 11 November 1998, kini semakin dikenal luas di industri musik dangdut. Kariernya yang terus menanjak tak luput dari sorotan publik, termasuk berbagai komentar dan kritik yang datang dari warganet.
Dalam sebuah wawancara eksklusif pada Minggu (5/7), Arlida Putri secara terbuka membahas bagaimana ia menyikapi berbagai omongan miring, terutama yang berkaitan dengan penampilannya, termasuk tatonya yang semakin banyak. Ia mengaku memiliki prinsip tersendiri dalam menghadapi hal tersebut.
“Kalau aku sih nanggepinnya, aku termasuk yang bodo amat ya. Aku bodo amat. Yang penting aku nggak aneh-aneh saja. Aku lurus-lurus saja. Emang niatku cuman cari duit saja, sudah,” ungkap Arlida Putri mengenai caranya menghadapi kritik.
Advertisement
1. Menanggapi Kritik dengan Santai dan Fokus pada Tujuan
Arlida Putri menjelaskan bahwa dalam menanggapi berbagai omongan miring yang kerap dialamatkan kepadanya, terutama dari netizen di dunia dangdut, ia memilih untuk bersikap tidak peduli. Baginya, menjaga diri agar tidak melakukan hal-hal yang aneh dan tetap lurus dalam berkarier adalah prioritas utama.
Niat utamanya dalam berkarier di dunia hiburan semata-mata adalah untuk mencari nafkah. Prinsip ini menjadi pegangan kuat bagi Arlida di tengah gempuran komentar negatif yang seringkali datang tanpa henti.
Ketika ditanyakan apakah ada kritik dari netizen yang menurutnya valid atau membuatnya berpikir ulang, Arlida Putri menjawab bahwa ia tidak menemukan kritik semacam itu. Sebaliknya, ia merasa bahwa sebagian besar komentar yang diterimanya cenderung berupa hujatan. "Enggak ada sih. Apa ya? Yang bener juga itu apa ya? Apa ya? Hujatan, kebanyakan hujatan," tuturnya.
(Deswa Dangdut Academy meninggal dunia, wafat usai berjuang lawan sakit.)
2. Tato, Ekspresi Diri dan Prioritas Kebahagiaan
Salah satu aspek penampilan Arlida Putri yang kerap menjadi sasaran kritik adalah tatonya yang semakin bertambah. Ia sering menerima komentar seperti, "Kok makin banyak sih? Makin kelihatan kotor, makin kelihatan gini."
Namun, Arlida Putri memiliki pandangan yang berbeda mengenai tatonya. Ia merasa bahwa tatonya justru terlihat keren dan merupakan bagian dari ekspresi dirinya. Ia menegaskan keinginannya untuk menjadi diri sendiri dan melakukan apa yang ia inginkan, tanpa terlalu terpengaruh oleh ekspektasi orang lain. "Ya kalau aku sih merasanya aku keren-keren saja. Mohon maaf kalau nggak sesuai dengan yang kalian harapkan. Tapi ya aku pengen jadi diriku sendiri saja sih. Apa yang aku pengen, ya aku lakuin," ujarnya.
Arlida Putri membenarkan bahwa ia lebih mengutamakan kebahagiaan dirinya sendiri sebelum berusaha membahagiakan orang lain. Baginya, tidak peduli apa kata orang, yang terpenting adalah ia merasa bahagia dengan pilihannya. "Betul. Betul, ya. Enggak peduli kata orang, yang penting aku happy saja," ucapnya.
Mengenai makna di balik tatonya, Arlida Putri menjelaskan bahwa beberapa tatonya memang dibuat secara acak, sementara yang lain memiliki arti khusus. Namun, ia mengakui sering lupa akan makna spesifik dari tatonya ketika ditanya. "Ada yang random, ada yang ada artinya. Cuma aku lupa kalau ditanya artinya," jelasnya.
(Nycta Gina panen kritikan dari netizen karena postingan Instagram Story-nya.)
(kpl/cvn)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Duet Azzio-Rama Raih 3 SO di D'Academy 8 Meski Melly Lee Absen
