Endorse Sosmed Bakal Kena Pajak, Ini Kata Fatin Shidqia Lubis

Senin, 31 Oktober 2016 11:15 Penulis: Ahmat Effendi
Endorse Sosmed Bakal Kena Pajak, Ini Kata Fatin Shidqia Lubis Fatin Shidqia Lubis ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Saat ini pemerintah tengah gencar-gencarnya menambah penerimaan negara dari pajak. Baru-baru ini muncul wacana yang menyentuh dunia online, terutama berupa pajak yang diperuntukkan bagi artis-artis yang menerima endorse di instagram dan sosial media lainnya. Lantas bagaimana artis muda Fatin Shidqia Lubis menanggapi hal itu?

"Tanggapanku sendiri sebenarnya aku nggak tahu banget sih. Aku nggak tahu dunia pengendorse-an sampai pemerintah suruh pajak. Karena kan endorse ini kan sudah lama, setelah selebgram ada jadi baru ada endorse ke mereka. Kalau menurut aku ya nggak apa-apa selama nggak ada protes dari selebgramnya juga," ujar Fatin di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (19/10).

Meski followernya di sosial media cukup banyak yaitu lebih dari 826 ribu akun, ternyata Fatin bukan termasuk artis yang memanfaatkannya untuk kepentingan bisnis. Karena itu Fatin tak tahu harus bersikap seperti apa mengenai wacana pajak untuk endorse produk.

Fatin Shidqia Lubis tak terlalu paham terkait pajak endorse barang di sosial media. ŠKapanLagi.com/Budy SantosoFatin Shidqia Lubis tak terlalu paham terkait pajak endorse barang di sosial media. ŠKapanLagi.com/Budy Santoso

"Aku nggak pro atau kontra juga karena nggak tahu dunia pengendorse-an jadi aku harus menelaah dulu. Tergantung. Karena aku belum tahu nih dari sisi pengendorse-an sama sisi dari pemerintahnya. Jadi aku belum tahu mana yang benar dan salah. Apalagi benar dan salah itu relatif ya. Jadi aku nggak berani mutusin setuju apa nggak," katanya.

Fatin sendiri pernah menerima endorse namun dengan cara yang cukup simple. Kala itu ia ditawari makanan dan diminta upload di sosial media.

"Pernah sih tapi karena ternyata rada ribet jadinya sudah nggak lagi. Aku waktu itu gratis sih karena senang saja waktu itu dapat makanan sih. Hehe," tandasnya.

(kpl/rhm/sjw)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING