SELEBRITI

Gak Punya Duit, Ari Lasso dan Andra Ramadhan Pernah Cuma Makan Gula Doang

Kamis, 16 April 2020 15:38

Ari Lasso dan Andra Ramadhan © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Puluhan tahun bersama membuat Ari Lasso dan Andra Ramadhan punya banyak kenangan yang nggak terlupa. Mereka pun membahas masa lalu yang disebut Ari 'Parah' itu lewat video yang ditayangkan di YouTube Ari Lasso TV.

Andra menjadi bintang tamu Ari kali ini. Di tengah wabah corona, Andra pergi ke rumah Ari dan menjalani protokol kesehatan ketat sebelum masuk ke studio.

"Tadi sudah langsung cuci tangan dan mandi. Setelah bersih baru masuk ke sini. Andra pun selama ini di rumah aja. Jadi semua terjamin," ujar Ari di awal videonya.

 

1. Kenangan Tak Terlupa

Gelak tawa memenuhi studio Ari Lasso sepanjang pembuatan video ini. Di tengah tawa, videografer Ari mendadak bertanya mengenai kenangan Andra bersama sang vokalis yang tak terlupa.

"Dulu itu motorku kebetulan lebih gede dari Andra. Jaman Dewa awal itu, masih kurus. Aku selalu jemput Andra kalau mau latihan. Pernah ujan-ujan ya Ndra, sengsara. Boksnya ke angin. Itu buat aku yang paling berkesan," ujar Ari.

2. Makan Gula

Namun bagi Andra yang berkesan adalah ketika mereka masih awal-awal di Jakarta. Mereka ternyata pernah ngekos bareng dan suatu hari kosan mereka kekunci Dhani.

"Aku yang berkesan tuh pas kita masih di kos-kosan. Kodam. Kita nggak punya duit, kita laper, kita makan gula," kenang Andra.

"Kita nggak punya duit, kebetulan rumahnya dikunci sama Dhani, Dhani lagi pergi kekunci. Kita makan gula, gula putih," sahut Ari.

"Gula pasir," ujar Andra.

"Gula pasir, digado, dicampur air panas ya, asli, beneran itu. Itu jaman dulu susah gaes kita," tambah Ari sambil tertawa.

3. Kasur Ajaib Andra

Di kos-kosan yang mereka tempati kala itu, Andra punya satu kasur yang disebut Ari 'Ajaib'. Karena di kasur tersebut ada banyak kutu yang bikin gatal, namun Andra tidak pernah merasakan gatal.

"Yang lain kalau duduk di situ sebentar aja langsung gatal. Tapi Andra nggak," ujar Ari.

"Udah ce-es (sama kutunya)," sahut Andra sambil tertawa.

4. Kenangan Bersama yang Tak Terlupa

Ari kemudian mengenang masa ngekos bersama personel Dewa di awal perjuangan mereka di Jakarta. Dulu mereka tinggal di sebuah rumah dengan dua kamar dan satu kamar mandi.

"Kalau sudah kebelet pup. Aduh mak," kenang Ari sambil tertawa terbahak-bahak.

Mereka mengenang masa-masa itu menggunakan bahasa campuran Jawa dan Indonesia. Tak sedikit umpatan ala Suroboyoan yang mereka keluarkan dengan spontan dan membuat suasana jadi lebih kocak.

(kpl/phi)

 

REKOMENDASI
 
TRENDING