Hedhy Kurniati, Miss Indonesia Earth 2008

Minggu, 10 Agustus 2008 10:15 Penulis: Noviana Indah TW
Kapanlagi.com - Hedhy Kurniati terpilih sebagai putri bumi atau 'Miss Indonesia Earth 2008' dalam pemilihan yang diikuti 22 finalis di panggung terbuka Arda Candhra Taman Budaya Denpasar, Bali, yang berakhir Minggu (10/08) dini hari.

Mahasiswa London School of Public Relations asal Jakarta kelahiran September 1989 itu terpilih bersama empat finalis lainnya, semuanya dari Jakarta, dalam acara yang disemarakkan kolaborasi tari kecak dan grup band Saharaja.

Finalis lain adalah Marcella HS (20), kelahiran April 1988, lulusan diploma komunikasi Thames College Jakarta, sebagai putri udara (air). Marcella kini bekerja sebagai staf marketing di KapanLagi.com. Paramita Mentari kelahiran Agustus 1988, seorang reporter televisi, sebagai putri air (water).

Kemudian Risqina Kautsarrany kelahiran Desember 1983, seorang pramugari, sebagai putri api (fire) dan Fitri Yuliani kelahiran Juli 1987, mahasiswa semester VII, sebagai putri ekoturisme.

Kelima putri yang akan menjadi juru kampanye program pelestarian lingkungan itu ditetapkan berdasarkan penilaian 10 juri, di antaranya 'Miss International Earth 2007' Jessi Nicole Trisco (23) asal Kanada.

Kemudian anggota Komisi III DPR RI Setya Novanto, Direktur Eksekutif Bali Hotels Association Djinaldi Gosana, Public Relation Goodway Hotels Leo Samuel Salim, Leonard Sabandar dari Enviro Eco-Tourism, dan Tunggul Susilo dari Kantor Berita ANTARA.

Ramon S Monzon dari pihak penyelenggara pemilihan putri bumi internasional dan putri bumi Filipina, menyambut gembira kemajuan pemilihan putri bumi Indonesia yang kedua itu.

"Ini kemajuan dalam pemilihan putri-putri cantik sebagai juru kampanye lingkungan. Mereka juga berkesempatan bersaing dengan peserta dari 149 negara lainnya dalam pemilihan putri bumi internasional 2008," katanya.

Sementara anggota DPR RI Setya Novanto, menyatakan akan memperjuangkan usulan anggaran penyelenggaraan pemilihan putri bumi Indonesia dan pelaksanaan program kampanye lingkungan melalui APBN 2009.

"Ini kegiatan besar yang penting untuk program lingkungan, tapi tampaknya belum mendapat perhatian pemerintah. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata maupun Menteri Lingkungan Hidup harus mendukungnya," katanya.

Ketua Yayasan Putri Bumi Indonesia, Adilwan Astrawinata, selaku penyelenggara kegiatan tersebut, menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk 22 finalis yang telah melalui sejumlah tahapan seleksi hingga terpilih lima orang yang terbaik.

Ia berharap kelima putri untuk program lingkungan itu akan dapat langsung melaksanakan tugasnya dan mampu mengkampanyekan pentingnya pelestarian lingkungan. "Tugas berat menanti, anda berlima harus menyiapkan diri, baik fisik, mental maupun kemampuan menguasai masalah lingkungan," tambahnya.  

(*/npy)


REKOMENDASI
TRENDING