Hingga Saat Ini Atalarik Syach dan Tsania Marwa Masih Berstatus Suami Istri

Senin, 11 Desember 2017 14:15 Penulis: Ahmat Effendi
Hingga Saat Ini Atalarik Syach dan Tsania Marwa Masih Berstatus Suami Istri Tsania Marwa ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Pada tanggal 15 Agustus 2017 silam, Pengadilan Agama Cibinong telah mengabulkan gugatan cerai dari artis cantik Tsania Marwa terhadap Atalarik Syah. Namun 4 bulan berlalu, pasangan ini rupanya masih berstatus suami istri. Penyebabnya ada banding yang dilakukan sehingga belum ada keputusan inkracht yang memiliki kekuatan hukum tetap.

"Sampai saat ini proses banding itu masih terus berjalan, jadi karena tidak ada putusan yang sudah memutus cerai, tidak ada juga menjelaskan siapa yang berhak atas pengasuhan dua anak tersebut, Syarif dan Shabira. Seharusnya memang Mas Atalarik ini tidak menghalangi ibu kandungnya untuk bertemu dengan anak-anaknya, artinya kami hanya ingin memiliki porsi yang sama, baik itu ayah atau ibunya. Lagipula sampai hari ini status Atalarik sama Marwa masih suami istri sah menurut hukum karena belum ada keputisan yang inkracht," ujar Bob Harun kuasa hukum Tsania Marwa di kantor Komnas Perlindungan Anak, TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (10/12).

Merasa memiliki hak yang sama untuk bisa mengasuh anak, Tsania Marwa pun meminta bantuan dari Komnas Anak. Apalagi ia merasa dihalangi bertemu buah hati oleh Atalarik. Menghalangi baik ayah maupun ibu kandung untuk bertemu anak bisa dikategorikan sebagai pelanggaran.

Perceraian Tsania Marwa dan Atalarik Syach belum berkekuatan hukum tetap. Cr: KapanLagi.com/Agus ApriyantoPerceraian Tsania Marwa dan Atalarik Syach belum berkekuatan hukum tetap. Cr: KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"Sampai saat ini memang belum diputus. Bandingnya belum diputus. Tidak ada putusan yang menjelaskan bahwa Atalarik Syah sebagai ayahnya menjadi pengasuh," tuturnya.

Tsania menjelaskan bahwa hak asuh dua buah hatinya belum jatuh ke salah satu pihak. Sebelumnya ia tak bisa menyelesaikan administrasi yang dibutuhkan sehingga ia belum mendapat hak asuh anak.

"Jadi hak asuh itu belum diputuskan, jadi artinya ayah dan ibu masih mempunyai hak yang sama, mengapa belum diputuskan karena adanya kekurangan administrasi secara hukum dari pihak pengacara saya sebelumnya. Bukan karena saya sebagai ibu ada pasal yang menunjukam saya tidak layak, itu bukan. Kalau ada yang bilang hak asuh jatuh ke bapaknya itu salah, itu belum jatuh ke siapa-siapa. Karena fisiknya dikuasai oleh bapaknya makanya pengasuh saat ini bapaknya," tandas Tsania Marwa.

(kpl/pur/sjw)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING