Iga Mawarni Cinta Berat Bangunan Tua
Kapanlagi.com - Bangunan-bangunan tua bisa lebih banyak menceritakan tentang sejarah suatu jaman kepada anak cucu, karena itu tidak boleh begitu saja dibongkar. Menurut penyanyi jazz Iga Mawarni, memang bukan persoalan mudah untuk menjaga bangunan tua bersejarah, tetapi beruntung bangun pada masa penjajahan Belanda lebih kuat dibanding bangunan sekarang sehingga umurnya masih akan langgeng.
"Bangunan lama yang sering disebut national heritage, memang menjadi kewajiban pemerintah daerah maupun pemerintah nasional untuk melestarikannya," kata penyanyi jazz Iga di Jakarta beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan pemerintah harus rajin mendata ulang setiap kurun tertentu, entah beberapa bulan, persemester, atau pertahun.
Tata kota, menurut Iga, juga harus berwawasan pada penyelamatan bangunan-bangunan tua itu. Sebenarnya bangunan tua dapat menjadi tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan, namun sayang saat ini hingga saat ini belum ada peta wisata yang mengintegasikan situs-situs bangunan tua. Oleh karena itu, wisata kota tua masih saja sepi pengunjung.
Advertisement
Menurut dia, jika hendak berbicara budaya dan pariwisata semuanya harus diintegrasikan. "Perjalanan wisata, rute wahana wisata kita buat sehingga bisa dialirkan kemana harus berjalan, melihat kemana dulu dan mempermudah mapping-nya`," ujar dia terlihat bersemangat.
Dia mengaku menyenangi gedung tua sejak lama karena memang keistimewaan gedung tua bisa berbicara banyak sekali. Begitu cintanya Iga Mawarni terhadap bangunan tua hingga memutuskan melangsungkan resepsi pernikahan di satu museum di Jakarta.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(*/erl)
Advertisement










































