Jika Terpilih Jadi Presiden, Arie Kriting Ingin Bangun Bioskop Untuk Rakyat

Sabtu, 27 Januari 2018 21:15 Penulis: Tyssa Madelina
Jika Terpilih Jadi Presiden, Arie Kriting Ingin Bangun Bioskop Untuk Rakyat Arie Kriting © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Sosok Arie Kriting mulai dikenal luas sejak membintangi beberapa judul film di Indonesia. Kualitas akting Arie pun sudah tak bisa diragukan lagi saat ini. Menjadi seorang aktor membuat Arie makin peduli dengan dunia perfilman Tanah Air. Ia pun berandai-andai, apabila kelak terpilih menjadi Presiden, Arie ingin membangun bioskop untuk rakyat.

"Jika saya jadi Presiden Indonesia, hal pertama yang saya lakukan untuk dunia perfilman adalah menginstruksikan segenap pemimpin daerah untuk di tingkatan Kota/Kabupaten agar dapat membangun bioskop rakyat, sehingga peredaran film bisa lebih luas lagi jangkauannya. Tidak hanya untuk kalangan menengah ke atas, melainkan juga bisa dinikmati oleh lapisan masyarakat lainnya," ungkap Arie Kriting, saat dihubungi via whatsapp, Kamis (25/1).

Harapannya yang mulia tersebut tentu diimbangi dengan bukti nyata yang ia lakukan untuk memajukan perfilman Indonesia. Arie menuturkan, kurangnya film untuk anak-anak membuat ia ingin terjun berperan dalam film khusus anak. Arie merasa prihatin karena tontonan ramah anak saat ini cukup sulit disaksikan.

Arie Kriting peduli dengan film anak-anak saat ini. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaArie Kriting peduli dengan film anak-anak saat ini. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Saya dengan senang hati akan terlibat dalam pembuatan film anak. Saya cukup menyukai anak-anak. Ketika saya anak-anak dulu, saya suka menonton film dan beberapa kali sempat diajak ke bioskop. Masalahnya tontonan yang sesuai usia anak terkadang sulit ditemukan," lanjutnya.

Arie pun menambahkan bahwa tontonan yang berkualitas bagi anak-anak akan mewujudkan generasi yang baik ke depannya. Ia yakin dengan tontonan yang berkualitas, dunia perfilman Indonesia akan semakin maju ke depannya.

"Setiap tahun, hanya 1 atau 2 film anak saja yang tayang. Saya rasa jika kita peduli pada perkembangan bangsa ini, maka memperhatikan kebutuhan anak-anak Indonesia untuk film yang bisa memicu daya kreatif dan imaginasi mereka adalah satu hal yang saya rasa harus kita perhatikan secara matang," pungkasnya.

(kpl/adb/tmd)

Reporter:

Adhib Mujaddid


REKOMENDASI
TRENDING