SELEBRITI

Jodoh Wasiat Bapak Capai 1000 Episode, Aldy Fairuz: Ada Perjuangan Lebih Besar Lagi

Kamis, 30 Mei 2019 15:21 Penulis: Louvina Gita

Adly Fairuz (credit: Kapanlagicom/Muhammad Akrom Sukarya)

Kapanlagi.com - Pemain dan tim sinetron Jodoh Wasiat Bapak menggelar syukuran sekaligus buka bersama ratusan anak yatim di Studio Persari, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019). Gelaran ini sebagai bentuk rasa syukur mereka karena sinetron Jodoh Wasiat Bapak tembus 1000 episode.

"Target pertama kita sebenernya 500 kalau boleh jujur-jujuran. Malah pertama kali mulai, kita nggak pede, 30 juga cukuplah. Karena saat itu kita doang yang main horor, di saat TV lain drama, kita main horor," kata Ferry Fernandes, selaku Produser Jodoh Wasiat Bapak, di Studio Persari, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019).

Melihat respon masyarakat terhadap tayangan Jodoh Wasiat Bapak begitu bagus, akhirnya Ferry menargetkan sinetron tersebut bisa berjalan terus hingga 500 episode.

"Alhamdulillah. 50 episode pertama meledak, 100 meledak, sampai akhirnya kita targetkan 500 episode. Eh tercapai sampai seribu episode. Alhamdulillah jackpot," kata Ferry.

1. Pencapaian Luar Biasa

Aldy Fairuz salah satu pemain Jodoh Wasiat Bapak mengatakan, ini merupakan pencapaian sangat luar biasa sinetron yang dia mainkan di sini bisa mencapai 1000 episode.

"Alhamdulillah acara sampai saat ini lancar. Ini merupakan hal yang luar biasa, kayak baru kemaren syuting episode satu, eh ini udah seribu. Alhamdulillah. Disaat sinetron yang lain mau 10 20 episode saja susah, kita mau seribu itu luar biasa berkah banget buat saya dan temen-temen," katanya.

2. Berjanji

Setelah 1000 episode, Aldy bersama tim Jodoh Wasiat Bapak berjanji akan terus berusaha memberikan tontonan-tontonan menarik agar masyarakat Indonesia bisa terhibur apa yang mereka sudah kerjakan.

"Insya Allah kita memberikan sesuatu hal yang baru, mudah-mudahan bisa menjadikan tontonan yang bagus buat masyarakat Indonesia, terima kasih buat ANTV. Setelah 1000 ini bukan malah enak-enakan, ada perjuangan lebih besar lagi untuk bertahan di pesinetronan indonesia," tutup Aldy.


REKOMENDASI
TRENDING