Jun Mahir Siap Meminta Maaf

Rabu, 29 Oktober 2008 15:05 Penulis: Erlin
Kapanlagi.com - Pelaporan keluarga Irawan nampaknya ditanggapi enteng oleh pihak Jun Mahir. Melalui pengacaranya, Arie Zulfikar, Jun bersikukuh kalau dirinya tak melakukan pelanggaran. Namun, dia berencana meminta maaf secara pribadi kepada keluarga Irawan.

Selasa (28/10), Ade Irawan didampingi pengacaranya, Gusti Randa melaporkan Jun atas tuduhan penipuan dan pemalsuan. Menanggapi hal ini pengacara Jun menegaskan kalau prosedur itu tidak ada salahnya, tapi pihaknya tetap mengaku tak bersalah. "Setiap orang berhak melaporkan apa pun itu ke polisi. Klien saya merasa tidak pernah merasa memalsukan dokumen. Coba cek di KUA Cimenyan, Bandung. Di sana ada surat-surat lengkap nikahan Jun sama Moudy. Soal pemalsuan kita tidak ambil pusing, karena yang terpenting KUA telah mengeluarkan akta nikah pernikahan mereka," ujar Arie yang ditemui di Restoran Sari Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (29/10).

Tapi pengacara Jun juga mengakui kalau kliennya memang mengaku perjaka, dan waktu menikah dengan Moudy belum meminta izin pada Safitri Irawan, kakak Ria Irawan. "Yang saya tahu, berdasar pengakuan dari Jun Mahir, Jun berstatus masih perjaka. Itu juga yang terlampir di dokumen yang masuk di KUA. Jun bercerai sekitar bulan Desember 1998 dan nikah dengan Moudy Agustus 1998. Jadi ketika menikah dengan Moudy Jun belum izin dengan Fitri. Tapi yang terpenting pernikahan Jun dengan Moudy sudah sah secara agama dan negara. Silahkan polisi memeriksa secara kompeten," ungkap Arie.

Walau sampai saat ini, baik Jun maupun keluarga Irawan belum melakukan komunikasi tapi pihak Jun sudah berencana untuk meminta maaf secara pribadi. "Pada dasarnya Jun ingin membicarakan secara kekeluargaan. Dia juga ingin minta maaf, tapi tolong dibicarakan dulu dengan baik-baik jangan ngomong-ngomong ke infotainment," tambah pengacara ini.  

(kpl/mai/erl)

Editor:

Erlin


REKOMENDASI
TRENDING