Kanaya Tabitha Tambahkan Pasal Untuk Jerat Eva

Minggu, 28 Juli 2013 12:31 Penulis: Rizqi Zhairisma
Kanaya Tabitha Tambahkan Pasal Untuk Jerat Eva Kanaya Tabitha Foto: KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Designer ternama Kanaya Tabitha menambahkan pasal tuntutannya kepada Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Timur Priskilla Eva Lianitha. Jum'at (26/7) Kanaya mendatangi Polda Metro Jaya untuk menambahkan pasal kepada Eva.

Sebelumnya, Kanya melaporkan Eva dengan tuduhan penggelapan (372) dan penipuan (378). Kali ini, designer yang akrab disapa Key ini menambahkan pasal untuk menjerat Eva, yakni Fitnah (310) dan pencemaran nama baik (315).

Tak hanya itu, Key menambahkan pasal Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena merasa mendapat ancaman dan fitnah dari Eva melaui sms serta beberapa tayangan di televisi. Key juga memberikan bukti-bukti baru kepada pihak penyidik.

Kanaya Tabitha Foto: KapanLagi.comKanaya Tabitha Foto: KapanLagi.com

"Saya memberikan bukti-bukti baru yaitu berupa SMS dari Eva , email yg disebarkan, juga statement di TV. Isi ancaman itu dia mau menghancurkan karir dan membuat orang-orang tidak mau membeli karya saya. Dia juga sudah memutarbalikan fakta hanya untuk Pencitraan. Biar Hukum yg mengadili, apakah pantas seorang seperti dia, melakukan bisnis seperti ini kepada kami yg pengusaha kecil. Dia juga bilang saya kirimkan baju ke rumahnya tanpa fitting dan harga. Padahal sebelumnya saya ketemu di Tenggarong di beli baju ke saya untuk pernikahannya. Saya punya saksi," jelas Key saat dihubungi lewat telepon, Sabtu (27/7) malam.

Key menambahkan, selain dirinya, teman-temannya yang merupakan pengrajin kecil di Tenggarong juga pernah ditipu dan mendapat ancaman dari Eva."Ini bukan kali pertama dia lakukan. Pengajin di Tenggarong juga pernah barangnya tidak dilunasi Eva. Mereka juga diancam dan diejek Eva sehingga barang mereka tak dibeli oleh konsumen," terang Key.

Eva juga telah melaporkan balik Key dengan tuduhan fitnah, pemerasan, dan juga Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

(kpl/aha/rzm)

Editor:

Rizqi Zhairisma


REKOMENDASI
TRENDING