Komentari Soal Pilkada, Maia Estianty Tulis Kata-kata Bijak

Rabu, 09 November 2016 01:15 Penulis: Risang Sudrajad
Komentari Soal Pilkada, Maia Estianty Tulis Kata-kata Bijak Maia Estianty © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Perhatian masyarakat Indonesia sampai saat ini masih tersita pada topik Pilkada Jakarta. Bahkan beberapa waktu lalu, berbagai kalangan ormas Islam menggelar demo yang bertujuan untuk menuntut penuntasan dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

Kejadian-kejadian besar kemarin tentunya juga menarik perhatian para selebritis Indonesia. Salah satunya adalah Maia Estianty. Mantan istri Ahmad Dhani itu menanggapi kejadian kemarin dengan cara yang cukup unik yakni lewat kata-kata bijak.

Maia tulis kata-kata bijak tentang Pilkada © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoMaia tulis kata-kata bijak tentang Pilkada © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto


Kata-kata bijak yang memakai sedikit analogi itu Maia tulis di akun Twitter miliknya. Ia seakan ingin menyindir beberapa oknum yang justru memakai kesempatan di tengah situasi yang sedang keruh.

"Ikan Lele, hidup di air keruh, nafas mangap-mangap, makin keruh makin mangap-mangap. Tapi hidup terus. Beda ama ikan Koi yang biasa hidup di air bersih," tulis Maia.

"Ada makhluk yang seneng hidup di kekeruhan, makin keruh makin asoy, makin eksis. Maksudnya itulah ikan lele," sambungnya.

Kata-kata bijak yang ditulis Maia di Twitter miliknya © Twitter.com/MAIAsangJUARAKata-kata bijak yang ditulis Maia di Twitter miliknya © Twitter.com/MAIAsangJUARA


Bukan cuma itu saja, Maia lalu memberikan sebuah pesan agar masyarakat janganlah menjadi seperti bunga bangkai. Maksudnya, masyarakat hanya terlihat baik dari luar tapi justru menyebarkan kebusukan.

"Janganlah jadi bunga bangkai, bagus tapi bau. Bunga bangkai itu, tampilannya bagus, tapi menyebarkan bau yang busuk," kata Maia.

"PILKADA itu ibarat bunga mawar. Bagus tapi jangan lupa ada durinya. Ngeri ngeri sedap," pungkasnya.

Bagaimana komentar KLovers sendiri? Apakah kalian setuju dengan kata-kata bijak yang ditulis Maia Estianty ini?

(kpl/abl)

Editor:

Risang Sudrajad


REKOMENDASI
TRENDING