Maknai Hari Pahlawan, Gisella Anastasia: Jangan Banyak Menuntut

Selasa, 10 November 2015 23:15 Penulis: Risang Sudrajad
Maknai Hari Pahlawan, Gisella Anastasia: Jangan Banyak Menuntut Gisella Anastasia © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Peristiwa 10 November 1945 menjadi momen yang paling bersejarah bagi bangsa kita. Di mana para tentara Indonesia saat itu terlibat pertempuran di kota Surabaya melawan penjajah Belanda, hingga akhirnya Indonesia mendapat kemerdekaannya. Sebagai anak bangsa, Gisella Anastasia tentu juga sangat menghargai dan menghormati jasa-jasa pahlawan.

"Sangat berperan besar dan ya berjasa banget lah untuk Indonesia. Semua yang berjuang masa-masa kayak dulu perang. Sampai sekarang sih juga banyak yang berjuang tapi dalam hal yang berbeda," ujar Gisel saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat pada (10/11).

Namun menurut artis kelahiran Surabaya, 16 November 1990 itu, kita sebagai masyarakat Indonesia terkadang hanya bisa mengkritik, protes dan menuntut pemerintah Indonesia. Singkatnya, kita justru tak memberikan kontribusi apapun untuk negara ini.

Gisel beri pendapatnya tentang makna Hari Pahlawan © Kapanlagi.com®Gisel beri pendapatnya tentang makna Hari Pahlawan © Kapanlagi.com®

"Loyalitas lah (yang patut dicontoh dari Pahlawan). Kadang-kadang susah gitu, kalau ngomongin negara. Kalau orang-orang sekarang kritik aja semuanya. Sebenarnya kita sudah ngasih apa sih ke negara ini. Kita bisanya protes doang. Cuma suka lupa semua harus berawal dari diri sendiri kan. Jadi aku sekarang jangan banyak menuntut lebih ke diri sendiri aja dulu melakukan hal yang benar," kata pelantun Pencuri Hati itu.

Sementara untuk pahlawan favoritnya, istri dari Gading Marten ini menyebut RA Kartini adalah pahlawan yang sangat menginspirasi. Sedangkan dalam kehidupan sehari-harinya, ibu dari Gempita Noura Marten ini menyebut mamanya adalah orang yang paling berjasa.

"RA Kartini pasti sangat menginspirasi. (Dalam kehidupan sehari-hari) Mama lah ya. Orang tua yang membesarkan kita lah. 10 bulan aja susah ngurus (Gempi). Apalagi mereka yang membesarkan (saya) umur 25 tahun gini masih bandel," pungkas Gisel.

(kpl/rhm/abl)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING