Menikmati Kuliner Singapura Ala Food Blogger, Hans Danial

Kamis, 28 Maret 2019 17:04 Penulis: Wuri Anggarini
Menikmati Kuliner Singapura Ala Food Blogger, Hans Danial Hans Danial, food blogger asal Indonesia. (dok: @eatandtreats)

Kapanlagi.com - Langit di atas kota Singapura terlihat biru bersih. Terik mentari yang cukup menyengat kulit tak menyurutkan langkah beberapa orang menuju ke sejumlah kafe serta kedai makanan di beberapa kota negeri seluas 701 kilometer persegi tersebut.

Ya, Singapura, tidak hanya menjadi surga bagi orang yang gemar berbelanja, tetapi juga bagi penikmat kuliner lezat yang akan bikin hati terus menggeliat. Merasakan kenikmatan kuliner di restoran mewah bisa di mana saja, namun bisa ingin menikmati sensasi beda mencicipi berbagai macam jajanan kaki lima dengan cita rasa tinggi, Singapura adalah jagonya.

Setidaknya itulah pengalaman yang dirasakan Hans Danial, food influencer asal Indonesia yang juga sosok di balik blog Eat and Treats. Bagi Hans Danial, jajajan Singapura tidak akan ada habisnya untuk terus dinikmati bagi para penikmat kuliner dari berbagai penjuru dunia, termasuk juga Indonesia.

Jajanan Ah Tan Chicken Wings yang pernah dicicipi Hans Danial, di Yishun Park Hawker Centre, Yishun Ave 11. (Dok. @eatandtreats)Jajanan Ah Tan Chicken Wings yang pernah dicicipi Hans Danial, di Yishun Park Hawker Centre, Yishun Ave 11. (Dok. @eatandtreats)

"Menurut saya, tidak ada negara yang memiliki gairah sangat besar terhadap jajanan kaki lima daripada Singapura. Bahkan, saat ini, banyak generasi muda di sana yang justru lebih memilih menjalankan bisnis jajanan seperti itu, ketimbang membuka kafe-kafe trendi," kata Hans Danial.

Unik di tempat klasik

Hans Danial saat berada di restoran Potato Head di kawasan Chinatown (Dok. @eatandtreats)Hans Danial saat berada di restoran Potato Head di kawasan Chinatown (Dok. @eatandtreats)

Kenikmatan dan kenyamanan kala menikmati sepotong roti, secangkir kopi panas ataupun kudapan tradisional yang lezat, dalam suasana kedai-kedai makanan yang hangat memikat, menjadi pemandangan yang sering ditemui di beberapa sudut kota Singapura. Coba saja Anda mengunjungi kawasan Chinatown Food Street yang menjajakan berbagai jajanan kaki lima dengan nuansa klasik.

Di sana, Anda bisa menemukan berbagai macam kuliner khas dari beragam budaya seperti Melayu, India, Cina hingga Peranakan. Mulai dari bebek panggang, sea food, atau kudapan mie yang menjadi pilihan utama. Aktivitas menikmati jajanan pun semakin terasa begitu menyenangkan karena lokasi tersebut didesain dengan cukup baik dengan nuansa klasik demi menambah kenyamanan para pengunjung.

Kwetiau yang disajikan di salah satu kedai jajanan di Amoy Street Food Centre .(Dok: @eatandtreats)Kwetiau yang disajikan di salah satu kedai jajanan di Amoy Street Food Centre .(Dok: @eatandtreats)

Lokasi lainnya yang bisa Anda kunjungi adalah pusat jajanan di Amoy Street Food Centre yang berada di kawasan Maxwell Road. Lebih dari seratus kedai makanan menjajakan hidangan lokal hingga luar yang cukup legendaris. Tian Tian Chicken Rice, misalnya, yang merupakan kedai pertama yang berdiri di lokasi tersebut dengan menu favorit nasi ayam hainan. 

Di tempat ini pula Anda bisa mencicipi ramen di A Noodle Story, yang tidak pernah sepi pengunjung. Bahkan, ramen-ramen dengan berbagai hidangan toping yang dijual di kedai tersebut sempat masuk ke dalam daftar Michelin Bib Gourmand 2016 (rekomendasi tempat makan terbaik) bagi para food traveller.

Menu Nasi Bebek Foong Kee Coffee Shop, di 6 Keong Saik Road. (Dok: @eatandtreats)Menu Nasi Bebek Foong Kee Coffee Shop, di 6 Keong Saik Road. (Dok: @eatandtreats)

"Saya selalu menyukai wisata kuliner untuk mencari makanan dan jajanan di Chinatown. Begitu banyak pilihan makanan menggiurkan di sana," ungkap Hans Danial.

Ingin merasakan sensasi menikmati jajanan dengan nuansa klasik lainnya bisa juga Anda rasakan dengan mengunjungi Old Airport Road Food Centre. Meski terbilang berada sedikit di luar kota, pusat jajanan kaki lima yang sudah berusia 30 tahun tersebut merupakan salah satu lokasi kuliner terbaik di Singapura, baik dari segi nilai kebudayaan, dan tentu saja cita rasanya.

Menu Curry Puff di Amoy Street Food Centre, 7 Maxwell Road MND Building Annexe B. (Dok. @eatandtreats).Menu Curry Puff di Amoy Street Food Centre, 7 Maxwell Road MND Building Annexe B. (Dok. @eatandtreats).

Di Old Airport Road Food Centre, Anda bisa mencicipi berbagai macam menu kuliner dan jananan, mulai mie sate, mie kuah, char kway teow (ketiaw goreng), hingga rujak yang rasa asam manisnya bisa membuat lidah Anda berjingkrak. Soal harga pun Anda tidak perlu khawatir, karena harganya jajanan di sana cukup terjangkau sehingga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

"Jadi, bagi para pecinta kuliner yang suka dengan jajanan kaki lima, saya sangat merekomendasikan untuk mengunjungi Amoy Street dan Old Airport karena di sana banyak sekali makanan sangat lezat," kata Hans Danial.

Nikmat tak perlu mahal

Es krim Aqua S, di 437 Orchard Road. (dok. @eatandtreats)Es krim Aqua S, di 437 Orchard Road. (dok. @eatandtreats)

Bagi Hans Danial, keseruan menikmati kuliner bercita rasa tinggi tidak perlu dengan menggelontorkan banyak uang untuk mengunjungi restoran-restoran mewah, yang sebenernya cukup banyak juga tersebar di Singapura. Menurut dia, yang terpenting bagaimana cara kita menikmati beragam kebudayaan yang terdapat di Singapura lewat sajian makanan atau jajanan kaki lima.

"Coba kenakan pakaian biasa saja, tidak ada yang menilai siapa Anda di sini (Singapura) dan cuaca di sini terkadang bisa sangat panas. Cobalah explore makanan-makanan lokal, dan Anda akan menemukan banyak hal, atau sesuatu yang mungkin akan mengubah hidup Anda," Hans Danial menambahkan.

Terkadang, sajian kuliner di Singapura memang bisa ditemui di Indonesia, karena garis budaya sejarah negara yang masih berada dalam satu rumpun. Namun, keunikkan budaya masing-masing negara kiranya akan menampilkan sesuatu perbedaan besar, khususnya bagi para penikmat kuliner yang gemar mencari hal atau suasana baru saat berkunjung ke Singapura. 

Misalnya, Anda mungkin bisa menikmati sajian roti panggang lengkap dengan hidangan kopi pagi di rumah. Namun, menikmati menu tersebut di kedai jajanan kaki lima di pinggir jalan, sembari melihat pemandangan super sibuknya masyarakat Singapura beraktivitas pagi hari menjadi keunikkan tersendiri di sana.

Roti es krim Uncle Chieng 391 Orchard Road. (Dok. @eatandtreats)Roti es krim Uncle Chieng 391 Orchard Road. (Dok. @eatandtreats)

Selain itu, Anda juga bisa memadukan aktivitas tersebut semakin menyenangkan karena Singapura cukup ramah bagi para traveller yang sedang selfie di tempat-tempat Instagramable. Cukup dengan secangkir kopi, dengan latar lokasi kedai makanan atau jajanan yang tertata rapi dan aktivitas masyarakat Singapura sudah cukup untuk memulai hari di Singapura.

Hans Danial pun memberikan tips kepada para traveller atau pecinta makanan yang berencana untuk meng-explore kuliner khas di Singapura. Menurut dia, "Selalulah melihat beberapa hal ini: tren baru soal makanan, tempat-tempat yang instagramable, kedai-kedai yang baru buka, dan hidden gems yang bisa Anda temukan dengan melakukan riset dulu untuk apa yang Anda cari."

Hans Danial saat berada di Chinatown. (Dok: @eatandtreats)Hans Danial saat berada di Chinatown. (Dok: @eatandtreats)

"Percayalah, sebagai pecinta kuliner, Anda akan menemukan berbagai macam hal dan pengalaman menarik di Singapura," Hans Danial menambahkan.
Bagaimana tertarik mengikuti pengalaman unik Hans Danial mencicipi berbagai macam kuliner seperti atas? Sebagai pecinta kuliner, Anda tentu saja bisa merasakannya karena di Singapura adalah tempat mewujudkan impian Anda.

 

(adv/wri)

Editor:

Wuri Anggarini


REKOMENDASI
TRENDING