CLOSE

Meski Tak Nyaman, Arifin Putra Betah Syuting di Pedalaman

Arifin Putra di Premier Film BATAS Foto: Acat

Kapanlagi.com - Bagi aktor muda, Arifin Putra dia lebih suka bermain film di pedalaman seperti di film terbarunya berjudul BATAS. Menurutnya dia bisa berkonsentrasi pada karakter yang diperaninya.

"Kalau kapasitas sebagai aktor gue emang lebih suka di pedalaman. Kalau di Jakarta memang keluar masuk karakter sedangkan di pedalaman itu stuck di situ. Lo gak ada lawan main, jadi bisa lebih fokus karakter kita," ujarnya saat ditemui di premier film BATAS di Epicentrum Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (13/5).

“Justru gue gak bete, karena sebagai manusia di daerah terpencil jadi pengalaman pertama itu menarik.„
Arifin Putra

Syuting di pedalaman dan jauh dari keramaian kota tak membuat bete Arifin. Dia sangat tertarik dengan pengalaman barunya ini. Terlebih untuk menuju lokasi syuting dia harus menempuh medan yang berat serta jauh dari kenyamanan.

"Justru gue gak bete, karena sebagai manusia di daerah terpencil jadi pengalaman pertama itu menarik. Gue ke sana nyampai Pontianak langsung nyampe ke Entikong pakai mobil 6 jam ke daerah sana. Pontianak udah gak ada aspal lagi, pokoknya hancur deh, dan ada batu kerikil. Intinya gak nyaman tapi buat gue justru menarik. Di situ gue harus di karantina di pos perbatasan, ya di situ gue mandi di kali," cerita Arifin.

Lebih lanjut Arifin menambahkan bahwa banyak pengalaman bagus yang ia peroleh saat syuting di sana. Bahkan artis yang pernah bermain di film RUMAH DARA ini rela kulitnya berubah menjadi hitam karena teriknya matahari.

"Banyak pengalaman bagus di situ, mataharinya itu terik banget, lima hari di situ lansung hitam. Masuk ke perkampungan itu aneh aja surealis kayak masuk ke dunia yang lain. Kalau gue pribadi 10 hari emang sengaja menghitamkan," tukasnya.  

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/gum/faj)

Rekomendasi

Trending